oleh

Razia Cafe Remang di Denai Bocor,Muspika Kecolongan

OKEBUNG |
Tak seperti biasanya, sepi dan senyap terlihat di beberapa cafe remang-remang di sepanjang Jalan Raya Medan Tenggara, seperti Cafe Lestari, Cafe dinda, terlihat pagarnya pun tutup. Padahal seperti malam-malam sebelumnya kafe-kafe tersebut tutup diatas jam 12 malam.

Razia yang dilakukan oleh tim gabungan Muspika Medan Denai dan Polsek Medan Area, ini pun diduga bocor lantaran adanya oknum wartawan,CL yang diduga membocorkan razia tersebut. Dikarenakan salah seorang anak pemilik Cafe Dinda mengaku kalau CL yang diduga bertugas sebagai humas di cafe tersebut.

“Kami biasanya sama bang L, tapi mamak yang tau soal uang berapa yang dikasih, katanya dia pengawasnya,” jelas perempuan yang memakai jaket hijau ini.

Ternyata di tempat sebelahnya di Kafe Keluarga, CL tengah berada didalam kafe sambil duduk di kursi.

“Udah lah bos, punya kakaknya ini, jangan ganggu lah,” ujarnya kepada sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan.

Yang anehnya, walaupun tak ada penggunjung yang terjaring, tetapi terlihat kondom bekas pakai dan tisu berserakan di dalam kamar yang disekat-sekat.

Menurut warga sekitar, Muslim (50) kalau cafe tersebut, sangat meresahkan dan berdekatan dengan mesjid.

“Resah kali lah, tempat zina itu. Tadi cepat-cepat itu keluar pasangan anak muda dari dalam cafe, gak lama baru datang razia,” kesalnya.

Sementara itu, Camat Medan Denai, Edy Mulya Matondang, mengaku kalau akan memeriksa anggotanya karena bocornya razia.

“Kita tidak tahu dari mana sumber yang membocorkan razia ini, tapi akan kita periksa anggota kita,” terangnya.

Lanjutnya dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pembongkaran terhadap lapak-lapak yang tertutup.

“Kita temukan lapak-lapak yang tertutup berbentuk kamar, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan pembongkaran,” terangnya. (By)
Foto :Ilustrasi/net

News Feed