oleh

Rapat Konsolidasi Partai Golkar Versi Munas Ancol Ricuh

OKEBUNG|
Rapat konsolidasi Partai Golkar versi Munas Ancol di Tiara Convention Centre, Medan, Sabtu (11/04/2015) diwarnai kericuhan. 

Sekelompok pemuda yang menyatakan diri sebagai kader partai berlambang beringin itu berteriak-teriak tidak mengakui Agung Laksono sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Seperti peserta rapat konsolidasi lainnya, puluhan pemuda itu juga mengenakan atribut Partai Golkar. Mereka masuk sebelum rapat yang dihadiri langsung oleh Agung Laksono itu dimulai.

Kedatangan mereka langsung disambut dengan teriakan dari seorang peserta rapat konsolidasi.”Keluar kalian, jangan buat rusuh di sini,” katanya sambil menghalangi di eskalator.

Meski dihalangi, para pemuda itu tetap berhasil masuk ke ruang rapat. Mereka ikut hadir di ruangan itu. Sekitar 5 menit setelah acara dimulai, setelah Agung Laksono ditepungtawari, para pemuda itu kembali buka suara. Mereka berteriak-teriak.

“Kami hargai Anda Pak Agung, tapi bukan sebagai Ketua Golkar, tapi sebagai Wakil Ketua Golkar,” teriak Muhammad Ziad Ananta, pemuda yang mengaku sebagai Ketua Golkar Kecamatan Perbaungan, Sedang Bedagai.

Suasana semakin ricuh usai ketua panitia rapat Konsolidasi Yasir Ridho Lubis berpidato. “Ridho, pengkhianat kau,” teriak pemuda yang datang menggeruduk.

Bukan hanya itu, para pemuda itu juga meneriaki Leo Nababan yang sedang berpidato. Mereka tidak mengakui jabatannya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut. 

“Kau bukan ketua kami, ketua kami Ajib Shah,” teriak Muhammad Ziad Ananta.

Leo kemudian mempersilahkan massa yang tidak mengakuinya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut untuk keluar. “Kalau menganggap ini tidak sah, silakan keluar,” ucapnya.

Sempat terjadi saling teriak antara kedua pihak. Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut versi Munas Ancol, Chaidir Ritonga berusaha menenangkan massa. 

“Nanta, Nanta, sudah damai kita ya,” katanya sambil berpelukan dengan Muhammad Ziad Ananta.

Agung Laksono sempat pidato membuka ajang rapat konsolidasi itu. Usai berpidato di tengah keriuhan mantan Menko Kesra itu langsung bergegas keluar.(roz)

News Feed