oleh

Rampok Sepeda Motor,Pria Ngaku Wartawan Diringkus Polsek Medan Baru

MEDAN BARU -OKB|
Syahrul (50)warga Jalan Karya Bhakti, Gang Mesjid No 69 C,Kel Pangkalan Mansur,Kec Medan Johor harus merasakan pengapnya jeruji besi Mapolsek Medan Baru.Pasalnya,pria yang mengaku wartawan mingguan ini ditangkap karena merampok sepeda motor di Jalan Jamin Ginting,pajak sore,Padang Bulan Medan,Sabtu (19/07/2014)sekira pukul 19.00 WIB

Beruntung sepeda motor korban Honda Revo BK 4965 SAB hitam milik korban Suryanto (20)warga Jalan Ringroad Pasar 1 Tanjung Sari berhasil diamankan warga dan saat ini dirumah kepala lingkungan setempat.

Akibat pebuatannya,pelaku yang sempat dihajar dan ditikam massa pahanya ini pun digiring ke Mapolsek Medan Baru beserta barang bukti beberapa buah KTP,SIM,uang ringgit atas nama orang lain yang disita dari dompet pelaku.

Informasi dirangkum okebung.com di Mapolsek Medan Baru menyebutkan,kejadian tersebut bermula disaat korban bersama sepupunya Herman Harahap (22)usai berbuka puasa di Mesjid Aljihad Jalan Abdulah Lubis berniat jalan-jalan melintas di Jalan Jamin Ginting Pasang Bulan Medan.

Tepatnya didepan Pajak USU(pajus,red)tepatnya didepan Mandiri Taylor dipepet kedua pelaku bernama Syahrul dan Romi yang mengendarai sepeda motor Supra X 125 BK 6323 RT.

“Berhenti dulu kalian,”ujar korban Suryanto kepada okebung.com menirukan ucapan pelaku Romi yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Merasa tak bersalah,korban pun menghentikan laju sepeda motornya kepinggir jalan.

“Begitu kami berhenti lantas pelaku yang lari (Romi,red)mengatakan kau anggota genk motor yang mukuli dan ambil kereta (sepeda motor,red)adikku kan.Ayo kau ikut aku dulu,biar kawanku jaga kawanmu,”aku Suryanto sembari disuruh pelaku Romi untuk pergi sama Syahrul kesuatu tempat.

Awalnya korban bersikeras tidak mau mengikuti ajakan pelaku,karena korban tidak ada memukuli dan mengambil sepeda motor,namun karena pelaku Syahrul dikiranya petugas makanya diikutilah pelaku Syahrul.Sementara sepupunya Herman bersama pelaku Romi menunggu depan pajus.

“Aku katakan kepada pelaku,bukan aku pelaku yang memukuli dan mengambil kereta adik mereka bang,karena pelaku mirip petugas aparat aku pun akhirnya ikuti saja.Sepupuku tinggal sama kawan pelaku,”ungkapnya.

Keduanya pun beranjak dari lokasi semula mengendarai sepeda motor Honda Revo korban dan di RS Siti Hajar,tepatnya dekat Gerai Indomaret,pelaku menyuruh korban berhenti dan langsung meminta kunci kontak serta handphone korban Suryanto dan menyuruh korban tinggal sementara dia memanggilRomi dan sepupu korban.

“Sampai di depan RS Siti Hajar aku disuruh berhenti dan pelaku minta kunci kontak serta handphoneku.Katanya dia mau panggil kawannya dan sepupuku itu,”jelasnya lagi.

Begitu pelaku membawa sepeda motor korban dan handphonenya,korban pun curiga langsung berlarim-berlari sembari mencari becak mesin untuk mengejar pelaku.Pas didepan Pajak Sore Padang Bulan,korban pun melihat pelaku langsung berteriak-teriak minta tolong sama pengendara yang melintas dan warga.

Beruntung situasi jalanan dilokasi tersebut sedang macet sehingga pelaku berhasil diringkus warga dan tukang becak.

“Aku langsung mengejarnya bang,dan naik becak mesin.Dijalan aku berteriak-teriak minta tolong sama pengendara yang melintas dan warga bang,ketepatan
Pajak Sore macet jadi dia bisa ditangkap,”tambahnya lagi.

Begitu ketangkap pelaku langsung dihajar massa hingga pahanya ada yang menikamnya.Beruntung saat itu seorang petugas Polsek Medan Baru melintas dan langsung meredam aksi main hakim massa dan langsung memboyongnya ke Mapolsek Medan Baru.

“Sudah jelas dia pelakunya mau berkilah lagi dia bang,makanya kena hajar massa dia.Untung aja polisi lewat kalau gak mati dia dimassa,”imbuh korban.

Sementara menurut pengakuan pelaku Syahrul bahwa dirinya tidak ada merampok sepeda motor korban.Dirinya mengaku baru buka puasa dan Sholat Maghrib di Mesjid Aljihad Jalan Abdullah Lubis Medan.

“Aku baru buka puasa dan magrib di Mesjid Aljihad bang.Aku juga kenal si Romi di mesjid itu.Dia minta antar samaku pulang dan mengajak aku untuk cari uang dengan cara merampok sepeda motor modus pura-pura keluarga kita dirampok genk motor,”aku pria yang bekerja sebagai supir pribadi mobil rental ini.

Dikatakannya bahwa dirinya awalnya gak mau bang,karena terdesak uang buat lebaran keluarga dirumah terpaksalah melakukan kejahatan.Ketika disinggung okebung.com terkait kartu pers yang ditemukan atas namanya didalam dompet.Dirinya mengaku hanya membelinya saja Rp 300 ribu buat bekal diperjalanan jika menyopir.

“Aku gak mau awalnya,karena terdesak is Romi makanya aku mau bang,masalah kartu pers itu memang kantornya gak tau aku hanya membelinya saja dari kawanku sebesar Rp 300 ribu,”kilahnya sembari mengatakan bahwa Romi baru dikenalnya dan tidak mengetahui kediamannya.

Kepada polisi pelaku mengaku dirinya diajak is Romi melakukan aksi perampokan sepeda motor dengan modus berpura-pura keluarga dipukuli anggota genk motor.Dirinya juga tetap berkilah bahwa is Romi baru dikenalnya di Mesjid Aljihad dan sepeda motornya pun dibawa is Romi.

“Aku memang baru kenal Romi di mesjid pak,dia memang ajak aku mencari uang dengan cara gitu,”kilahnya lagi sembari menyebutkan bahwa sepupu korban keberadaannya dia tak tau sekarang.

Terpisah,Kanit Reskrim Polsek Medan Baru membenarkan diamankannya pelaku dan sekarang telah dibawa anggota kita untuk cek tkp sekaligus mengambil sepeda motor korban yang diamankan warga.

“Benar,sekarang anggota lagi bawa pelaku cek tkp,”singkatnya.(Admin)

News Feed