oleh

Rampok Nasabah Bank,Dua Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

OKEBUNG|
Dua spesialis perampok nasabah bank diringkus personel Satlantas Polresta Medan dibantu masyarakat,Kamis (26/02/2015) siang.Namun ,sebelum tertangkap pelaku juga sempat babak belur dihajar massa.

Dari tangan tersangka,petugas polisi menyita uang tunai Rp348 juta, satu unit sepeda motor, satu kunci T dan tas sandang hitam.

Informasi diperoleh wartawan menyebutkan, kejadian tersebut berawal ketikakorban, Karnain Salim (49) warga Jalan Duyung, baru saja mengambil uang di Bank BCA Komplek Asia Mega Mas.

Setelah itu, korban menuju Jalan Asia berencana menyetor uang tersebut ke Bank Mandiri. Namun,ketika baru saja turun dari mobil, muncul tiga orang tak dikenal mengendarai dua sepeda motor langsung merampas tas korban yang berisi uang itu.

Sontak saja korban terkejut dan langsung berteriak minta tolong. Warga dan petugas Satlantas Polresta Medan yang mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX 6018 AEB menabrak plang yang ada di pinggir Jalan Sutomo hingga terjatuh.

Akibatnya, keduanya pun langsung diamuk massa hingga keduanya babak belur. Beruntung,personel Satlantas Polresta Medan yang turut mengejar segera menghentikan aksi main hakim tersebut dan langsung memboyongnya ke Mapolresta Medan.

“Kedua tersangka, Riadi Sianturi warga Marelan Pasar V dan Hendrik Simamora penduduk Martubung,” ujar Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta didampingi Kasat Reskrim Kompol Wahyu Bram.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata Kapolresta, tersangka diduga sudah berulangkali beraksi di beberapa tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita akan dalami kasus ini untuk mencari tahu lokasi mana saja keduanya pernah beraksi,” tambah Kapolresta.

Saat bersamaan, Kapolresta menyatakan, mengapresiasi ‘Polantas Cakap’ dan masyarakat yang berperanserta mendukung tugas kepolisian.

Dikatakan, progam pagi, siang, malam subuh (PSMS) yang dijalankan personel Lantas dan satuan lain, dijalankan dengan baik.

“Buktinya, bisa menangkap dua pelaku ini. Kedua pelaku diancam Pasal 365 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” tutup Kapolresta.

Sementara, tersangka Hendrik Simamora mengaku mereka beraksi tiga orang. Seorang lagi yang berhasil melarikan diri bernama Dani penduduk Labuhan Deli.

“Kami bertiga, tapi si Dani lari. Kami juga baru kali pertama beraksi,” akunya.

Dia menegaskan, terpaksa melakukan aksi perampokan karena terdesak kebutuhan mencari biaya perobatan orangtua yang sedang sakit.

“Mamak aku sakit, uang gak ada jadi terpaksa aku merampok,” sebut pria bertato ini.[jh]

News Feed