oleh

Puluhan Mahasiswa Pencari Keadilan Demo Kantor DPRD Sumut,Desak Tangkap Oknum Hakim PN Kisaran

Laporan:Zani Ginting

OKEBUNG|
Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Masyarakat Pencari Keadilan Sumatera Utara (Sumut),Kamis (04/09/2014)siang melakukan aksi demo didepan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

Kedatangan puluhan massa mengendarai sepeda motor tersebut meminta agar DPRD Sumut memberi perhatian dan perlindungan hukum terhadap, Basrul W Pasaribu, merupakan korban dan bukan pelaku penganiayaan.

Menurut mahasiswa,Basrul salah seorang korban penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang oknum penegak hukum, Safwanuddin Siregar (SS), yang merupakan hakim di Pengadilan Negeri Kisaran.

“Kejadiannya pada 10 Mei 2014 yang lalu,dimana Basrul Wiranto Pasaribu dan rekannya Ramadanto beserta lainnya bekerja di proyek pembangunan Komplek Istana Prima di Jalan Brigjen Katamso Medan didatangi oleh sekitar 20 orang yang di pimpin oleh saudara Safwanudin Siregar dan Mardimal untuk memprotes pembangunan komplek tersebut,”ujar kordinator aksi Mhd Asril Siregar SH.

Lanjutnya,lalu puluhan orang tersebut menganiaya Basrul dan Ramadanto.Saat itu Ramadanto berhasil menyelamatkan diri.Massa bayaran tersebut tidak puas menganiaya Basrul di lokasi,lantas puluhan orang menyeret -nyeret Basrul menuju rumah Safwanuddin Siregar yang tak jauh dari lokasi mereka bekerja.

“Tak puas menganiaya Basrul,massa bayaran oknum Hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Siantar itu pun membawa Basrul kerumah oknum hakim arogan tersebut,”tegas massa dalam tuntutan yang dibacakan didepan Gedung DPRD Sumut.

Tak hanya disiksa saja,kemudian Safwanuddin menyerahkan saudara Basrul ke Polsek Medan Kota atas tuduhan memilki narkoba jenis ganja dan pisau lipat yang akan digunakan membunuh Safwanuddin.

“Dikantor polisi Basrul yang telah berlumuran darah akibat dihajar preman bayaran tetap tidak mengakui kepemilikan narkoba tersebut,”ungkap Asril.

Merasa tak terima dianiaya oleh sekelompok orang. Basrul yang memiliki melaporkan tindakan Safwanudin Siregar dan rekan rekannya di Polsek Medan Kota dengan surat laporan :STPL/775/KV/2014/SU/POLRETA MEDAN/SEK M.KOTA.tapi sampai sekarang status hukumnya belum juga diproses

Maka dengan itu,massa meminta supaya anggota DPRD Sumut segera panggil Hakim Pengandilan Negeri Medan,dan meminta Ketua Pengandilan Negeri Medan memberi perhatian kepada Basrul,dan juga meminta Kapolda Sumut agar memerintahkan jajarannya menuntaskan penganiayaan terhadap Basrul.

Usai menyampaikan orasinya,akhirnya massa diterima salah seorang anggota DPRD Sumut.(Okb)

News Feed