oleh

PT XL Rugi Rp 901 Miliar, Utang Tembus Rp30,4 T

OKEBUNG|
PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatat rugi bersih sebesar Rp901,24 miliar per akhir September 2014. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan laba Rp951,99 miliar.

“Akibat meningkatnya beban bunga dari pinjaman untuk pembayaran AXIS dan juga peningkatan kerugian forex, XL mencatat kerugian sebesar Rp901 miliar pada periode sembilan bulan tahun 2014,” jelas Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2014)melansir okezone.com.
 
Sebelumnya, PT XL memutuskan untuk menjual sebagian dari total portofolio menara sebanyak 3.500 menara  kepada PT Solusi Tunas Pratama Tbk seharga Rp5,6 triliun.

Hasnul menjelaskan, hal ini akan memberikan manfaat ke XL karena dapat lebih berfokus pada layanan utama selain mengoptimalkan operasional dan juga biaya. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk melakukan pembayaran utang XL dan mencapai struktur modal perusahaan yang lebih baik.

Pendapatan perusahaan telekomunikasi ¥ ini meningkat sebesar 11 persen dari tahun lalu menjadi Rp17,6 triliun. Di mana layanan data memberikan kontribusi pertumbuhan tertinggi dengan pertumbuhan 43 persen, diikuti oleh layanan percakapan dan SMS masing-masing tumbuh sebesar 4 persen dari tahun lalu.

XL juga telah membelanjakan Rp5,3 triliun untuk belanja modal yang menggunakan kombinasi dana internal dan utang.

“Jumlah utang XL meningkat menjadi Rp30,4 triliun dari tahun sebelumnya Rp17,5 triliun yang mengakibatkan peningkatan hutang bersih per EBITDA dari 1,8 kali menjadi 3,2 kali,” jelas dia.(admin\net)
Foto:internet\

News Feed