oleh

PT Totalindo Agung Podomoro Land Kembali Menelan Korban,Khoiri Tertimpa 50 Karung Semen

OKEBUNG|
Khoiri (27),warga Jepara, Jawa Tengah,yang berkerja sebagai buruh bangunan di PT Totalindo di Komplek Agung Podomoro Land,Jalan Guru Patimpus Medan,tidak bisa menjalankan ibadah puasa dan bertebaran dengan keluarganya.Pasalnya,pria memiliki anak dua ini tewas tertimpa 50 karung semen saat berkerja,Senin (08/06/2015),sekira pukul 15.00 WIB.

Informasi berhasil diperoleh menyebutkan awalnya, seorang pekerja bangunan yang bekerja sebagai Operator Mesin Cor di PT Totalindo Komp Podomoro,Khoiri sedang bekerja mengarahkan cantolan tower crane yang berisikan 50 sak semen yang tersusun rapi dalam kantong plastik dan ketika semen diangkat oleh crane pada ketinggian kira-kira 10m tiba-tiba tumpah dan jatuh tepat menimpa kepala korban sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri dan mengeluarkan darah pada kedua telinga.Selanjutnya korban pun langsung dibawa perusahaan ke RS Malahayati.Namun,setelah diperiksa kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Khoiri tertimpa 50 karung Semen. Dia bekerja sebagai operator mesin,” kata Ismail, salah seorang pekerja saat di RS Malahayati, Medan.

Ismail menuturkan, korban dalam beberapa hari ini memang sering melamun karena menjelang lebaran. “Kami sudah sering menasehati korban agar jangan melamun tapi korban sering melamun,” bebernya.

Tambah Ismail, korban sering melamun dalam beberapa hari ini mengingat bulan Suci Ramadhan yang sudah mulai mendekati harinya. “Dia sering melamunkan anaknya yang ditinggal di Jepara. Dia punya dua orang anak dan malam ini jasadnya akan diterbangkan ke Jepara,” terangnya.

Sementara itu,Kapolsek Medan Barat,Kompol Siswandi kepada okebung.com menjelaskan bahwa korban tewas akibat kecelakaan kerja.

“Dalam kejadian ini kita sudah berkoordinasi dengan Polresta Medan,dan kasusnya ditangani Polresta Medan,kalau kita hanya mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” jelasnya.

Sementara itu,Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono SIK SH MH mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan semua bukti-bukti.

“Anggota dilapangan masih bekerja mengumpulkan semua bukti-bukti berikut keterangan saksi-saksi. Korban meninggal dan jasadnya di RS Malahayati,Medan,” pungkasnya. (os)

Foto|ist\

News Feed