oleh

Proyek Pembuatan Saluran Air di Belawan Renggut Korban Jiwa

OKEBUNG |
Akibat tidak membuat larangan pengerjaan proyek saluran air yang sudah berjalan enam bulan milik pemerintah di kawasan kampung Nelayan Indah Belawan membuat warga setempat ngeluh dan kesal.Pasalnya,proyek tersebut merenggut korban jiwa,Senin (23/02/2015)sekira pukul 13.00 WIB.

Data yang dihimpun okebung.com dilapangan peristiwa tersebut berawal saat almarhum Hardiansyah (11)warga Kampung Nelayan Indah sedang mandi sungai bersama teman-temannya di areal pengerjaan proyek tali air yang berjumlah 13 titik dikawasan tersebut.

Entah kenapa korban yang saat itu kegirangan berenang di sungai terbawa arus dan masuk ke corong pipa aliran air yang berdiameter 40 cm tersebut .

Selang berapa menit kemudian ,teman-temannya terkejut mengetahui almarhum terseret arus sungai dan masuk kedalam. mulut pipa cabang dua .

Kemudian temannya mendatangi untuk mengabarkan kedua orang tuanya,usai menceritakan kejadian dan pencarian .ditemukanlah bocah tersebut didalam pipa pembuangan air arus sungai yang menuju ke kanal tersebut sudah tak bernyawa lagi.

” Tiba-tiba dikabari temannya bahwa anak saya Hardiansyah terbawa arus sungai dan kakinya masuk kedalam corong pipa penyaluran air ,kemudian bersama warga pipa tersebut pun dirusak dan hingga akhirnya anak saya ditemukan setelah 3 jam pencarian tergeletak dalam posisi sudah tak bernyawa lagi terseret sejauh 6 meter dari mulut pipa,”ujar ayah korban,Safaruddin (48 )

Masih dikatakan orang tua almarhum,dengan kepergian anak kedua dari tiga bersaudara tersebut diduga atas kelalaian pemerintah tidak membuat larangan.

” Harusnya pembuatan proyek tali air yang mengalir ke pipa tersebut diberi tanda larangan,jelas ini salah satu penyebab meninggalnya anak saya,”katanya seraya menyebutkan
dirinya mengharapkan agar pihak terkait dalam proyek itu bertanggung jawab dengan kematian anaknya. (Jek)

Foto|Ilustrasi\

News Feed