oleh

Prestasi Luar Biasa,Sat Res Narkoba Polresta Medan Gagalkan Peredaran Sabu 25 Kg & 30.000 Butir Pil Ekstasi

OKEBUNG|
Untuk yang kesekian kalinya petugas Sat Narkoba Polresta Medan menggagalkan masuknya narkotika dari Malaysia ke Medan.Kali ini,petugas Sat Res Narkoba Polresta Medan benar-benar mengukir prestasinya luar biasa dalam pengungkapan kasus narkoba.

Pasalnya,untuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri),Sat Res Narkoba Polresta Medan pimpinan Kompol Dony Alexander,SIk didampingi Kanit Idik 1,AKP Jamakita Purba termasuk paling besar tangkapan sabunya.

Buktinya,petugas Sat Res Narkoba Polresta Medan dalam kurun waktu beberapa hari saja berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 25 kg dan 30.000 pil ekstasi yang berasal ari Malaysia ke Kota Medan berikut meringkus empat orang tersangkanya.

Informasi diperoleh okebung.com di Mapolresta Medan menyebutkan,pengungkapan kasus sabu dan pil ekstasi terbesar untuk jajaran Polri tersebut berawal diamankannya tersangka HG (32) warga Jalan Muhamad Nur,Gang Suka Laba,Link II Darnu Banda Tanjung Balai pada Kamis (11/09/2014) sekira pukul 11.00 WiB di pelataran parkir Maju Bersama Jalan Asrama Hajidengan barang bukti 0,5 Gram.Atas diamankannya HG yang mengaku barang bukti sabu tersebut diperolehnya dari tersangka RS(31) warga Jalan Pasar Benteng,Desa Spakurea,Kec Simpang Empat,Kab Asahan,Prov Sumut.

Tersangka RS selaku jaringan narkoba internasional yang menerima sabu dari Malaysia.Selanjutnya petugas pun melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Ramlan (R).

“Yang pertama kita amankan HG berikut barang bukti sabu 0,5 gram. Lalu kita kembangkan dan berhasil meringkus R. Dari R tidak ada barang bukti.Dan tepatnya pada (12/09/2014)sekira pukul 04.00 subuh,tersangka RS berhasil diciduk saat berada di Jalan Lintas Simpang Kawat,Tanjung.Balai,Asahan,Sumut,”ungkap Kapoldasu Irjen Eko Hadi Soetdjo didampingi Direktur Narkoba Poldasu Kombes Toga Panjaitan, Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta dan Kompol Donny Alexander Senin (15/09/2014)saat menggelar paparan di Mapolresta Medan Jalan HM Said.

Sementara itu,menurut keterangan Kasat Res Narkoba Polresta Medan,Kompol Dony Alexander,SIk bahwa RS mengaku pada 12 September 2014 pukul 02.00 dinihari baru menerima sabu dan pil ekstasi dari Amir warga negara Malaysia.

“Sabu tersebut baru sampai dari Malaysia ke RS,dan rencananya akan diedarkan di Medan,namun RS keburu kita ringkus saat menunggu bus di Simpang Sekatak Airbatu,Kab Asahan berikut goni plastik berisikan 25 bal sabu dan 6 bungkus plastik berisikan pil ekstasy warna coklat sebanyak 30 ribu butir.,”ujar perwira tamatan Akpol tahun 2000 ini.

Sambung Dony,berdasarkan pengakuan RS bahwa narkotika tersebut akan dibawa ke Medan atas perintas tersangka AP(33) warga Jalan Matahari Raya No 7A Kelurahan Helvetia Tengah Medan Helvetia.Selanjutnya petugas melakukan pengejaran dan berhasil meringkus AP di Jalan Darusalam Medan.

“Tersangka AP mengaku dirinya sebagai kordinator lapangan untuk peredaran sabu dan ekstasy di Medan yang berhubungan langsung dengan Amir (warga Malaysia),”beber mantan Kapolsek Medan Baru ini.

Atas perbuatannya,keempat tersangka masing-masing,HG (32) warga Jalan Muhamad Nur,Gang Suka Laba,Link II Darnu Banda Tanjung Balai,RS (48) warga Jalan Pasar Banteng Desa Spukuarea Kec Simpang Empat Kab Asahan, RS (31) warga Jalan Perumahan Citra Manorambe Asri Blok C No 87 Desa Sukatanah,Kec Namorambe,Kab Deli Serdang,Prov Sumut dan AP (33)warga Jalan Matahari Raya No 7A,Kel Helvetia Tengah,Kec Medan Helvetia harus mendekam dibalik jeruji sel Sat Res Narkoba Polresta Medan karena terlibat dalam peredran 25 Kg sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi.

“Keempat tersangka di jerat pasal 114 Ayat(2)Jo 112 Ayat(2)Jo 132 Ayat(1)UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati,” tegas Kompol Dony Alexander,SIk.(Zan/Admin)

News Feed