oleh

Prajurit Denpandutaikam Brigif Para Raider 3 Kostrad Asah Kemampuan Infiltrasi di Bawah Air

OKEBUNG| Dalam rangka memelihara serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit, Detasemen Pandu Udara dan Pengintai Keamanan (Denpandutaikam) Brigif Para Raider 3 Kostrad melaksanakan latihan selam militer, Latihan dilaksanakan di Kolam Tirta Yudha Kariango, Maros, Sulawesi Selatan. Sabtu (25/09/21).

Latihan ini diikuti sebanyak 20 personel menggunakan perlengkapan selam yang dimiliki oleh Denpandutaikam Brigif Para Raider Kostrad, puluhan prajurit selam tersebut berlatih di bawah komando Wakil Komandan Denpandutaikam Kapten Inf Dian Nur Huda.

Kapten Inf Dian Nur Huda menjelaskan, tujuan dari pada latihan untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Denpandutaikam, hal itu guna melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pasukan khusus dibawah Komando Brigif Para Raider 3 Kostrad.

“Selam militer ini merupakan salah satu sarana infiltrasi untuk mendekat ke daerah musuh melalui media air atau laut yang harus dikuasai oleh prajurit Pandu Udara dan Taikam. Dengan kemampuan selam militer ini, prajurit diharapkan mampu melaksanakan tugas-tugas khusus dengan infiltrasi melalui media air.

Disamping mempunyai kemampuan Raider, prajurit Denpandutaikam Brigif Para Raider 3 Kostrad juga memiliki kemampuan memanah, Infiltrasi dalam aksinya sebagai Kelompok Depan operasi Linud (KDOL) dengan HALO (high altitude low opening) dan HAHO (high altitude high opening) serta mempunyai kemampuan Intelijen.

Adapun materi latihan mengacu pada materi selam militer bertahap bertingkat dan berlanjut, Dengan diadakannya latihan ini, diharapkannya dapat mencapai hasil latihan yang maksimal.

Dalam kesempatan tersebut pula Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Kolonel Inf Fadli Mulyono yang ikut dalam latihan tersebut menegaskan “Dengan berlatih, maka secara efektif dan efisien para prajurit Denpandutaikam ini dapat selalu mengutamakan faktor keamanan agar dapat zero accident dalam setiap latihan maupun dimedan yang sebenarnya ,“ pungkasnya. (Penkostrad).

Berita Lainnya