oleh

Polsek Medan Barat Tembak Perampok Spesialis Jembatan Layang

MEDAN BARAT-OKB|
Firman Manalu (26) warga Jalan Kemenangan, Helvetia kakinya terpaksa ditembak timah panas personil Reskrim Polsek Medan Barat. Pasalnya, pemuda pengangguran ini berusaha kabur saat akan ditangkap petugas setelah rekannya Riko Simanjuntak (17) warga Jalan Perkutut, Helvetia ‘bernyanyi’ soal keterlibatnnya melakukan aksi perampokan di Jembatan Layang Brayan. Firman ditangkap pada Senin (11/08/2014) malam dari sekitar kediamannya dan digiring ke sel tahanan Polsek Medan Barat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jika Firman ditangkap setelah korbannya Nanda Triatmaja (16) warga Marelan melaporkan aksi perampokan yang dialaminya pada Jumat (25/07/2014) lalu di jembatan layang Pulo Brayan.

Saat itu, petugas terlebih dahulu berhasil mengamankan Riko Simanjuntak. Darinya, petugas memperleh informasi jika ia beraksi dengan 2 rekannya yakni Firman dan seorang lagi berinisial JO. Ketika itu, kawanan ini merampok korban dengan modus memberhentkan korban dan menodongnya dengan senjata tajam.

“Kita amankan tersangka Firman setelah kurang lebih hampir 1 bulan DPO ya. Jadi dari keterangan Riko yang sebelumnya sudah kita tangkap mengatakan jika Firman terlibat, makanya langsung kita tangkap saat keberadaannya diketahui,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat AKP Simeon Sembiring.

Firman ditembak dikaki kiri lantaran melawan saat akan ditangkap oleh petugas.

“Kita berikan tindakan tegas, karena berusaha melawan petugas saat kita tangkap dari kawasan Helvetia,” tambah Simeon.

Sementara itu, Firman mengaku jika dirinya sudah 4 kali melakukan aksi perampokan di lokasi yang sama bersama 2 rekannya.

“Sudah 4 kali pak, kalau mainnya dsitu-situ saja pak,” katanya saat ditanyai.

Masih menurutnya, biasanya uang hasil rampokan digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu dan ganja serta untuk mabuk-mabukan bersama rekan-rekannya.

“Hasil rampokan biasanya untuk beli narkoba bang sama mabuk-mabukan lah bang,” katanya lagi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Simeon Sembiring menuturkan jika pihaknya masih memburu keberadaan JO yang menurut Firman masih berada di Medan.

“Yang satu lagi masih kita cari ya, mereka ini memang komplotan rampok di Fly Over Pulo Brayan,” katanya. (wl)
Foto:ilustrasi

News Feed