oleh

Polsek Helvetia Ringkus 7 Pelaku Pembunuh Alwin

OKEBUNG|
Petugas unit Reskrim Polsek Medan Helvetia berhasil mengamankan tujuh tersangka perampokan disertai pembunuhan siswa SMA Teladan,Medan, Alwin Kristian Telaumbanua,yang dibunuh di Pasar V, Desa Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang,Provinsi Sumatera Utara,Jumat (03/04/2015) lalu,sekira pukul 21.00 WIB.

Ketujuh tersangka yang diamankan yakni, otak pelaku Josua Sixman Barus (17) dan Jubel Edi Syahputra Marbun alias Putra (18) warga JalanĀ  Makmur, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, William Fredi Tarigan, Juni Alfin Tarigan, Febrianus Sembiring, Marko Tarigan dan Hasan.

Korban tewas setelah dirampok. sepeda motornya dan dianiaya menggunakan broti dan tali tambang.

Pembunuhan terhadap korban dilakukan oleh kedua tersangka Jubel Edi Syahputra Marbun alias Putra (18) warga Jalan Makmur No 11 B
Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia bersama Josua Sixnam Barus (17).

Informasi diperoleh menyebutkan ,kejadian pembunuhan tersebut berawal atas rasa sakit hati tersangka Josua Sixnam Barus terhadap korban, lantaran tersangka sering disepelekan oleh korban.

Atas rasa sakit hatinya tersebut, kemudian tersangka Josua
Sixnam langsung menghubungin teman satu warga tetangganya yakni Jubel Edi Syahputra Marbun alias Putra (18). Lewat telepon tersangka Josua yang sudah menaruh dendam sakit hatinya terhadap korban, kemudian menyuruh temannya Jubel untuk datang kerumahnya.

Usai tersangka Jubel Edi Syahputra Marbun tiba di rumah tersangka, Josua Sixnam Barus mengatakan jika dirinya meminta tolong untuk membunuh korban Alwin Kristian Telaumbanua.

Mendengar ajakan minta tolong temannya itu untuk membunuh korban membuat tersangka Jubel Edi Syahputra Marbun terkejut dan menjawab jika dirinya tidak berani.

Setelah mendengar alasan temannya itu merasa dendam dan sakit hati terhadap korban karena dirinya tidak punya sepeda motor,selanjutnya, strategi pun di lakukan.

Kemudian,tidak berapa lama, korban tiba-tiba datang kerumah tersangka .Lalu tersangka Josua menunjukan kepada temannya Jubel Edi,jika korbannya adalah Alwin Kristian Telaumbanua yang datang didalam rumahnya.

Kemudian lewat surat berisikan pesan yang ada dibuat tersangka Josua Sixnam Barus,korban pun selanjutnya mengikuti kedua tersangka itu dari belakang menuju ke lokasi kejadian yang berada di kawasan areal kebun tebu Pasar V Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak,Kab Deliserdang,Prov Sumut

Setelah tiba di lokasi TKP,korban sambil jongkok bermain Hp
miliknya dan tersangka Josua Sixnam Barus mengajak korban ngobrol.Saat itu juga tersangk langsung mengeluarkan tali tambang kecil dari dalam saku celana yang telah disediakannya dan langsung mengikat leher korban dari posisi belakang.

Mendapatkan perlakuan dari tersangka, korban sempat memberikan perlawanan. Dan tersangka Jubel Edi Syahputra Marbun membantu tersangka dengan memegang tali tambang tersebut yang masih melilit dileher korban dan selanjutnya, tersangka Josua Sixnam Barus langsung memukul dada korban sebanyak 5 kali dengan menggunakan kayu broti.

Melihat korban sudah tewas, tersangka Josua Sixnam Barus langsung mengambil dompet dan Hp milik korban. Selanjutnya, kedua tersangka tersebut langsung mengangkat mayat korban dan dibuang kedalam parit.

Usai membuang mayat korban kedalam parit,kedua tersangka langsung membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria FU BK 2011 BS milik korban ke bengkel William Tarigan.

Selanjutnya,tersangka Josua Sixnam Barus menyuruh William Tarigan untuk membongkar sepeda motor milik korban. Bahkan hasil penjualan sepeda motor beserta Hp milik korban yang dijual oleh tersangka di Plaza Melinium dibagi rata.

Sedangkan sepeda motor milik korban dijual tersangka Jubel Edi,
Josua Sixnam Barus, William dan Febrian kepada teman Febrian Sembiring dengan harga Rp 3.5 juta.

“Raibnya korban pun menjadi perbincangan disekolah mereka hingga akhirnya pihak keluarga korban melaporkan kasus hilang anaknya ke Mapolsek Helvetia,”ungkap Kapolsek Helvetia, Kompol Ronni Bonic didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru kepada wartawan,Jumat (17/04/2015).

Petugas Polsek Helvetia yang menerima laporan dari pihak keluarga korban,lanjut Bonic,pihaknya pun selanjutnya melakukan penyelidikan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tewas.

“Berdasarkan laporan itu, pihak Polsek Helvetia langsung melakukan
proses penyelidikan dan selanjutnya dari hasil penyelidikan yang ada
jika korban sudah meninggal dunia di RS Brimob Poldasu,”beber Bonic.

Proses penyelidikan serta pengembangan pun membuahkan hasil,hingga akhirnya petugas Unit Reskrim Polsek Helvetia yang dipimpin langsung Kapolsek Helvetia Kompol Roni Bonnic dan Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru beserta personil berhasil menangkap terhadap tersangka William Fredy Tarigan dan Juni Alpin Tarigan dari dalam rumahnya yang berada di Jalan Klambir 5 No 97 A Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia.

“Dua tersangka kami ciduk dirumahnya ,”jelasnya seraya menambahkan usai dibekuk keduanya selanjutnya pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Josua Sixnam Barus di sekolah SMA Teladan Jalan Pendidikan Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia.

Selanjutnya,Josua mengaku bahwa Febrianus Sembiring, Marko Tarigan, Abu Hasan terllibat dalam aksi pembunuhan korban.Berdasarkkan pengakuan Josua akhirnya polisi berhasil meringkus tersangka
Jubel Edi Syahputra Marbun alias Putra ddi kediamanya di Jalan Makmur No 13 Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia.

Masih kata Bonic bahwa motif perampokan disertai pembunuhan tersebut lantaran sakit hati tersangka Josua terhadap korban.

“Para tersangka ini berhasil kita
amankan berdasarkan adanya laporan yang kemudian lewat pengembangan
yang ada, akhirnya tersangka berhasil kita amankan beserta barang
bukti 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU BK 2011 BS dan sepeda motor Honda Vario BK 3653 XB beserta uang tunai sebesar Rp 3,2 juta,” ucap Kompol Roni Bonnic seraya menyebutkan bahwa paraa tersangka di kenakan Pasal 340 Sub 338 sub 365 Ayat (2) ke 4e dari KHUPidana. [ad]

News Feed