oleh

Polsek Delitua Tembak Otak Pelaku Pembobolan Indomaret

DELITUA-OKB:
Petugas Reskrim Polsek Delitua akhirnya berhasil meringkus sekaligus melumpuhkan otak pelaku pembobolan Indomaret ini dengan timah panas kakinya lantaran berusaha kabur dan melawan petugas saat dilakukan pengembangan.
Akibatnya,Reno alias Penot (29) warga Jalan Besar Delitua, Gang. Bahkti, Kec. Delitua terpaksa harus mengsi kehidupan sehari-hari dibalik jeruji sel.

Berdasarkan keterangan diperoleh di Mapolsek Delitua menyebutkan,Penot ditangkap setelah petugas kepolisian menerima tiga laporan polisi yang laporkan oleh karyawan Indomaret yang terletak di Jalan Karya Wisata, Kec. Medan Johor. Ada pun laporan tersebut yakni,LP/082/K/VIII/2013/ SEK DELTA (4/8/2014) atas nama pelapor, Rahmad Syahputra kerugian materi ditaksir sekitar 27.157.200, MO. Pelaku merusak besi foldigate,2. LP/126/K/ XII/2013/ SEK DELTA (2/12/2013) atas nama pelapor, Juha Irawan kerugian materi ditaksir sekitar Rp. 3.700.000, MO. Pelaku merusak felapon pintu belakang. LP/45/K/ XII/2013/ SEK DELTA (4/12/2013) atas nama pelapor, Fauzan Nur, kerugian materi ditaksir sekitar Rp. 47.577.709, MO: merusak pelafon pintu belakang.

Atas laporan itu, petugas unit Reskrim Polsek Delitua langsung melakukan penyidikan dengan mempelajari rekaman CCTV swalayan. Dua pekan melakukan penyidikan, petugas mendapat informasi bahwa pelaku bersembunyi di Desa Bagian dalam, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batubara,Prov Sumut

Tak membuang kesempatan itu, petugas pun langsung meluncur kelokasi yang dimaksud. Sekira Rabu (13/08/2014)sekira pukul 05.00 WIB Penol pun berhasil diringkus tanpa perlawanan dan langsung diboyong ke Medan guna melakukan pengembangan.

Sementara itu dalam perjalanan unit Reskrim Polsek Delitua pun langsung mengintrogasi Penol untuk mencari barang bukti dan pelaku lainya. Sesampainya di Medan, Penol pun mengaku uang hasil bobol indomaret itu dibelikanya sepeda motor Vega R dan hasil curianya disimpan dirumahnya.

Usai mengamakan barang bukti, 1 buah kerangjang biru, dua botol minyak goreng merek bimoli, 6 kotak pepsondent, 3 botol sangslik, 4 kota gesby, 1 sepda motor jenis yamaha warna hitam BK 2745 HR dan 1 buah kerangjang biru, dua botol minyak goreng merek bimoli, 6 kotak pepsondent, 3 botol sangslik, 4 kota gesby, 1 sepda motor jenis yamaha warna hitam BK 2745 HR dan satu yunit sepeda motor jenis suzuki satria warna biru putih BK6160 GO dari kediaman Penol.
Petugas pun mengarahkan Penol untuk melacak keberadaan teman-teman Penol yang saat ini ditetapkan sebagai (DPO). Penol pun mengarahkan petugas untuk kembali ke Jalan Karya Wisata, Medan Johor. Disana, Penol mengaku akan memberitahukan tempat persebunyiaan teman-temanya dengan alasan turun dari mobil sebentar saja untuk memberikan kode.

Berhasil memperdayai petugas, Penol pun diizinkan untuk turun. Kecolongan, ketika Penol turun dengan langkah seribu Penol mencoba kabur dari petugas. Personil Polsek Delitua yang saat itu berada disamping Penol langsung mengejarnya dengan memberikan tembakan peringatakan sebanyak tiga kali mengarah keudara. Tapi tak diindahkan oleh Penol, tak mau TO nya lolos sia-sia. Dengan sekali kekeran petugas pun melumpuhkan Penol dengan timah panas yang menembus kaki betis kanannya. Tak ayal, penol pun roboh bersimbah darah dilokasi. Selanjutnya, Penol pun dibawa ke RS Bayangkara Medan guna mendapat perawatan. (btk/jek/net)
Foto :Ilustrasi/net/

News Feed