oleh

Polsek Delitua Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba Di Medan Johor

OKEBUNG|
Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua bekerja sama dengan BNNProvsu dan Camat Medan Johor melaksanakan sosialisasi penyalahgunaan narkotika di Aula Kantor Camat Medan Johor, Kamis (07/05/2015).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Delitua, AKP Martualesi Sitepu,SH,MH dalam sosialisasi tersebut menjelaskan maraknya peredaran narkoba saat ini telah menjadi ancaman tatanan kehidupan bangsa karena dapat merusak moral akhlak dan membuat masyarakat yang menggunakan narkoba menjadi bejat.

“Oleh karena itu, bagi kita yang peduli dengan pencegahan narkoba harus mengerti apa itu narkoba, apa dampaknya dan bagaimana pencegahanya”, kata Martualesi Sitepu didepan 81 kepling, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang tersebar di 6 Kelurahan se-Kecamatan Medan Johor.

Dijelaskan Martualesi lagi. Dalam UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dijelaskan kalau narkotika bisa dikategorikan menjadi 3 gol yakni gol 1,2 dan 3,dimana gol 1 berupa tanaman dan non tanaman.

“Contoh berupa tanaman, seprti ganja. Dan kalau non tanaman seperti Sabu-sabu dan ekstasi”, bebernya.

Masih kata Martualesi, di Kecamatan Medan Johor, peredaran narkoba juga sudah cukup sangat mengkhawatirkan. Buktinya, beberapa kali, Polsek Delitua menangkap pemakai, pengedar dan bandar narkoba, tuturnya lagi.utk mengatasi peredaran narkoba Kanit Reskrim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat bekerjasama dengan memberi info sekecil apapun tentang narkoba.

Kanit Reskrim menjelaskan akibat peredaran narkoba telah membuat angka kejahatan semakin meningkat.

Kanit Reskrim menyarankan kepada Sekcam Medan Johor agar nantinya setiap pasangan yang hendak mengurus akta nikah harus lolos syarat bebas narkoba.

Sementara, Drs Harianja selaku kepala bidang penjegahan dan pemberdayaan masyarakat dari BNN Provinsi Sumatera Utara mengatakan pada tahun ini Pemerintah mencanangkan tahun pencegahan dan penanggulangan narkoba.

Program ini dilakukan mengingat keadaan negara ini sudah darurat peredaran narkoba.

“Untuk itu, diminta kepada warga agar melaporkan keluarganya yang terkontaminasi narkoba agar direhabilitasi.

Untuk mencegah predaran narkoba, setiap lingkungan perlu dibentuk satgas edEi narkoba. Pasalnya, pengguna narkoba telah mencapai 4,2 juta pada tahun 2014. Namun, penanganan tidak selalu dengan jalur hukum. Tetapi juga atas tanggung jawab keluarga dan lingkungan, bebernya seraya mengatakan jenis narkotika saat ini sudah mencapai 250 jenis narkoba. (Jek)

Teks Foto: Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu,SH,MH saat memberi arahan dalam sosialisasi narkoba. (Jek)

News Feed