oleh

Polsek Delitua Gerebek Gudang Curanmor

OKEBUNG|
Kinerja petugas Reskrim Polsek Delitua patut dibanggakan dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, petugas Reskrim pimpinan AKP Martualesi Sitepu,SH,MH berhasil menggerebek gudang yang dijadikan tempat penampungan pencurian sepeda motor (curanmor)di Jalan Karya Perbatasan No 95, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor .

Dari penggerebekan yang dilakukan pada,Rabu (14/01/2015) sekira pukul 12.30 WIB itu,petugas berhasil mengamankan dua tersangka yakni, Legimin (55) si pemilik rumah dan Jumiran als Otoy (37) warga Jalan Bilal Gang Jawa Kelurahan Sari Rejo,Kecamatan Medan Polonia berikut barang bukti enam unit sepeda motor berbagai jenis.

Kapolsek Delitua,Kompol Anggoro Wicaksono,SH,SIK,MH melalui Kanit Reskrim,AKP Martualesi Sitepu,SH,MH kepada okebung.com, Minggu (18/01/2015) mengatakan, keberhasilan Polsek Delitua mengungkap jaringan curanmor, berawal adanya informasi dari masyarakat tentang kecurigaan warga terhadap rumah tersangka yang selama ini dijadikan tempat penyimpanan barang curian sepeda motor.

“Guna memastikan laporan yang kita terima,tim Reskrim melakukan lidik turun kelokasi yang dituju untuk melakukan penggerebekan. Hasilnya,dua tersangka dan 6 unit sepada motor berhasil diamankan”, jelas AKP Martualesi.

Martualesi menjelaskan,meski telah berkoordinasi dengan kepling setempat, namun penggerebekan gudang curanmor tersebut, hampir gagal. Pasalnya, pada saat Polisi hendak masuk kedalam rumah, istri Legimin berusaha menghalang-halangi petugas. Namun,kita tetap berupaya masuk.

“Dari dalam rumah tersebut, ditemukan 6 unit sepeda motor jenis Yamaha Mio BK 2726 DJ, Honda Spacy BK 6081 ACP, Honda GL Pro BK 5110 PG, Yamaha Vixion BK 2112 DB, Honda Supra X 2819 GP, dan Suzuki Satria FU tanpa plat”, bebernya.

Lanjut dikatakannya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ternyata salah satu sepeda motor jenis Yamaha Moi BK 2726 DJ diketahui adalah hasil kejahatan yang saat ini telah ditangani Polsek Sunggal atas nama pelapor Nurmani, warga Jalan Jermal III Medan Denai.

“Korban Nurmani kehilangan sepeda motor pada hari Jumat 20 Juni 2014 sekira pukul 11.00 WIB di Komplek Tasbih. Dari hasil lanjutan penyelidikan yang dilakukan, sepeda motor tersebut sebenarnya bernomor Polisi BK 2357 AAK dan pelaku merubahnya dengan plat BK 2726 DJ,”urai Martualesi.

AKP Martualesi Sitepu menduga kedua tersangka terlibat dalam sindikat jaringan curanmor.

“Kedua pelaku bertugas sebagai penadah dan menjual sepeda motor hasil curanmor. Karena sesuai dengan keterangan tersangka, belum lama ini mereka juga sudah menjual sepeda motor Honda Revo ke Mandailing Natal Tapanuli Selatan” cetusnya seraya mengatakan tersangka dijerat pasal 481 sub 480 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara. (jek)

News Feed