oleh

Polsek Delitua Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pelatih Tari 

OKEBUNG |
Petugas Polsek Delitua menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pelatih tari, Hendra Tumanggor alias Indra (40) di kawasan perumahan Golden Vista Jalan Jamin Ginting, Kel Mangga, Kec Medan Tuntungan, dengan tersangka Meisad Kurniawan Harefa (18),Rabu (11/12/2014)sekira pukul 13.00 WIB.

Rekontruksi yang dipimpin langsung Kapolsek Delitua,Kompol Anggoro Wicaksono,SH,SIk,MH didampingi Kanit Reskrim,Iptu Pol Martualesi Sitepu,SH,MH dengan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri Medan berlangsung lancar dan aman kendati salah seorang abang korban tiba-tiba berusaha melayangkan bogem mentah ke arah tersangka.
IMG_20141210_193444

Namun,berkat komunikasiyang baikakhirnya amarahnya bisa diredam, alhasil proses reka ulang pun akhirnya berjalan dengan lancar.

Pantauan okebung.com,dalam rekonstruksi yang berlangsung 30 adegan itu, menggambarkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 19 November 2014 lalu, sekira pukul 01.00 dinihari. Saat itu, selagi berdiri di depan ruko yang dikontrak korban, di kawasan perumahan Golden Vista, korban yang diperankan PHL Polsekta Delitua Carles Manurung memanggil tersangka Meisad Kurniawan Harefa.

Korban dan tersangka jongkok di pinggir jalan depan rumah kontrakan korban yang terlihat oleh saksi Tasroni alias Yusuf. Selanjutnya, korban mengajak tersangka masuk ke dalam rumahnya sembari menawarkan agar tersangka mencuci muka, lalu dijawab “iya” oleh tersangka yang kemudian menuju kamar mandi di lantai 2 rumah korban untuk mencuci mukanya.

Usai mencuci wajah, tersangka kemudian masuk ke kamar korban di lantai 2, dan tidur bersama korban. Saat itu, korban mengajak tersangka untuk 1 bantal dengan mengatakan “sini kau tidur”, dan dituruti si tersangka. Pada saat tidur, korban memegang pinggul dan kemaluan tersangka, seketika itu juga tersangka permisi hendak ke kamar mandi.

Tersangka kemudian turun ke lantai 1. Melihat ada sepeda motor Yamaha Mio BK 4340 AEZ milik korban, tersangka berniat membawanya. Ketika itu dia melihat sebilah parang di atas meja dekat pintu masuk. Parang itu diambilnya dan kembali naik ke lantai 2 masuk ke kamar korban.

Setelah memastikan korban tertidur nyenyak, tersangka mengambil parang dari balik pintu, lalu membacok kepala korban sebanyak 3 kali. Selanjutnya tersangka meletakkan parang tersebut di samping korban, dan mengambil harta benda korban.

Kepada okebung.com,Kapolsek Delitua Kompol Anggoro Wicaksono,SH,SIk,MH mengatakan, tujuan dilakukannya rekontruksi ini untuk melengkapi berita acara kasus pembunuhan disertai pencurian tersebut, sebelum nantinya diserahkan ke pihak Kejari Medan.

“Rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas tersangka,”ucapnya.(Jek)

Foto:rekonstruksi/jek/

News Feed