oleh

Polsek Delitua Amankan Puluhan Jukir Liar

OKEBUNG|
Petugas. Polsek Delitua berhasil mengamankan 20 orang juru parkir (jukir)liar yang kerap. melakukan pengutipan parkir tanpa memiliki ijin dan tanpa menggunakan atribut,Senin (18/05/2015).

Adapun ke 20 orang petugas jukir yang diamankan diantaranya M. ARI (20),warga Brigjen Katamso,Gang. Pasar Senen,diamankan di Jalan Brigjen Zein hamid, Hadi Saputra (38) warga Brigjen Hamid, Gang.Sepakat, Medi (28) warga Jalan Brigjen Katamso, Gang. Pembangunan.

Kemudian,Andri (38)warga Jalan Brigjen Hamid,Gang.Keluarga, Fauzi (29) warga Jalan Karya Wisata, Reza Pratama (17)warga Jalan Brigjen Hamid, Beni Meriza (39) warga Jalan Brigjen Hamid,dan Andre (23) warga Jalan Brigjen Hamid.

Selanjutnya, Andika Rambe (25)warga Jalan Ridwan (39) warga Gang.Kelapa,M. Syuwib Nasution (40) warga Brigjen Katamso Gang. Sejati, Awil Ramputi (27) warga Jalan Besar Delitua, Gang.Gedek, Jepri Prayoga Prangin-angin (20) warga Desa Delitua, Timbul (32) warga Jalan Cinta Karya,diamankkan di RM Padang Raya Jalan AH Nasution Medan.

Sementara itu, Zulham Nasution (31),diamankan di depan BRI Titi Kuning, M. Wira Padwil (40) warga Medan Polonia,diamankan petugas di depan Rumah Makan Zamzam, Anton Sihotang (35) warga Jalan Pintu Air IV,diamankan di depan areal parkir Oriflame Jalan AH Nasution, James Sihotang (39) warga Jalan Bajak VII, Marsel Ginting (31) warga Jalan Nogyo No 3,diamankan polisi didepan Toko Bintang,dan Daniel (17) warga Jalan .Besar Delitua,diamankan didepan Toko Terpimpin Delitua.

Kapolsek Delitua,AKP Daniel S. Marunduri,SIK didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu,SH,MH kepada okebung.com mengatakan diamankannya puluhan jukir tersebut atas adanya atensi dari pimpinan

“Berjumlah 20 orang status sebagai jukir yang diamankan dari berbagai lokasi terpisah masih diwilayah hukum Polsek Delitua.Mereka diamankan karena tidak dapat menunjukan tanpa pengenal dan tidak memakai rompi dinas pengutipan retribusi kendaraan baik roda dua dan empat,”jelas AKP Daniel.

Masih kata dia bahwa razia premanisme dan jukir liar ini dilakukan sesuai program seratus hari kerja Kapolri untuk membentuk Satgas II, tentang pemberantasan premanisme dan kejahatan jalan atau street crime guna terciptanya situasi yang aman dan nyaman ditengah-tengah mayarakat banyak,”sebut AKP Daniel.

Masih dikatakan mantan Kanit Ekonomi Polresta Medan ini,dari sejumlah jukir yang diamankan tersebut pihaknya hanya melakukan pendataan.

“Terhadap 20 orang jukir diberi arahan dan himbauan serta membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, kemudian setelah itu kita bebaskan,” jelasnya. (Jek)

Foto |ist\

News Feed