oleh

Polri: ISIS di Indonesia Belum Terbukti Lakukan Kegiatan Terorisme

OKEBUNG|
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendeteksi adanya warga negara Indonesia yang bergabung ke dalam kelompok radikal ISIS. Namun, pihak kepolisian belum menemukan bukti bahwa mereka melakukan kegiatan terorisme, baik di dalam maupun luar negeri.

“Hingga saat ini belum kami temukan. Fokus mereka masih perang di sana (Suriah),” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto di Jakarta, Rabu (18/03/2015) sebagaimana dilansir kompas.com.

Meskipun demikian,kata Richwanto ,pihak kepolisian tetap menganggap bahwa aktivitas mereka berpotensi mengarah ke aktivitas terorisme di dalam negeri. Oleh sebab itu, kepolisian terus memantau aktivitas mereka.

Adapun mengenai motif para WNI bergabung ke ISIS masih didalami polisi. Dari informasi yang didapat, lanjut Rikwanto, motif mereka bergabung ke ISIS antara lain untuk mendapatkan gaji jutaan rupiah, pemahaman dari ideologi, atau sekadar ikut-ikutan.

“Itu semua kita dalami. Tidak semua yang ikut ISIS itu paham betul ideologinya. Maka dari itu, perlu didalami lagi siapa yang menghasut,” sebut Rikwanto.

“Yang paling rentan itu cuci otak. Diiming-imingi uang kalau berjihad di Timur Tengah dan sebagainya,” ujar Rikwanto.

Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk memberikan sanksi bagi WNI yang menjadi pengikut kelompok ISIS, salah satunya dengan mencabut paspor. Wacana itu tengah dikaji di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. [kps\admin]

Foto|Richwanto/dok.net\

News Feed