oleh

Polresta Medan Ungkap 3883 Kasus Kejahatan

OKEBUNG|
Dalam menindaklanjuti program 100 hari masa kerja Kapolri,Polresta Medan beserta jajarannyamenangani berbagai tindak pidana premanisme, kejahatan jalanan, judi, narkoba serta tindak pidana yang merugikan keuangan negara seperti kasus korupsi.

Demikian disampaikan Kapolresta Medan, Kombes (Pol) Nico Afinta Karo-Karo didampingi Kasat Reskrim, Kompol Aldi Subartono di Mapolresta Medan, Senin (15/06/2015) sore.

Dijelaskannya,perincian dalam operasi tersebut,untuk kasus narkoba, polisi berhasil mengungkap 249 kasus dengan 362 tersangka.

“Barang bukti yang disita 3,8 Kg Narkoba jenis sabu, 1090 butir pil ekstasi, 28 Kg daun ganja kering, 50 butir pil Happy Five (H5), dan barang bukti lainnnya seperti HP, timbangan dan seterusnya,” terang Nico.

Sementara untuk kasus judi, lanjutnya Polresta Medan jajaran berhasil mengungkap 50 kasus judi, dengan menangkap 107 orang tersangka.

“Kita tidak henti-hentinya melakukan tindakan terhadap judi jackpot di Kampung Kubur. Seluruh mesin judi jackpot tersebut kami sita dan segera dimusnahkan,” cetusnya.

Perwira yang akan menghabiskan masa jabatannya sebagai Kapolresta Medan ini menjelaskan terkait kasus 3C pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Diungkapkannya, dari hasil rekap selama 164 hari ini, ada 1997 Kasus yang ditangani terdiri dari 282 kasus curas, 754 curat dan 961 curranmor dengan 1057 tersangka. Dari 1997 kasus tersebut ada 962 kasus yang diselesaikan.

Sementara untuk kasus korupsi alat kesehatan RSU Pirngadi Medan, ia mengaku bahwa hari ini (Senin 15 Juni) pihak Kejari Medan telah menyampaikan kepada Polresta Medan, bahwa penyidikan sudah selesai dan dinyatakan sudah lengkap (P21).

“Dan ke-3 orang tersangka masing- masing dari PPK dan pihak pengadaan barang itu akan dikirimkan tahap dua dan segera disidangkan. Hal ini merupakan komitmen antara pihak kepolisian, kejaksaan dan pengadilan dalam upaya penindakan kasus korupsi,” sebutnya.

Dari periode Januari sampai akhir Mei 2015 ini, terang Nico, Polresta Medan berhasil mendata jumlah tindak pidana sebanyak 5406 kasus dengan 3883 kasus yang berhasil ditangani atau persentasi penyelesaiannya mencapai 71 persen.

“Sampai sekarang kinerja Sat Reskrim Polresta Medan bersama Polsek sejajaran, kami pertahankan selesai diatas 70 persen. Dengan harapan sampai akhir tahun ini kami akan tingkatkan Polresta Medan menjadii Polrestabes Medan, sehingga pelayanan masyarakat dalam hal kamtibmas bisa dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya.(roz\admin)

News Feed