oleh

Polresta Medan Ringkus Pelaku Pemerkosa & Perampok 3 Mahasiswi

OKEBUNG|
Setelah dilakukan pengejaran dan penyidikan selama tiga hari,akhirnya petugas Sat Reskrim Polresta Medan berhasil juga meringkus pelaku pemerkosa dan perampok salah satu mahasiswi,Minggu(02/11/2014) sekira pukul 19.30 WIB di kawasan Simpang Johor,Kwala Bekala.

Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Wahyu Bram mengatakan bahwa DP alias AS alias KB (25)warga Jalaan Pala XI No 24 Perumnas Simalingkar,salah seorang pelaku pemerkosa dan perampokan mahasiswi berhasil diringkus.

IMG_0683

“Pelaku mengenal korban,Putri Anniur di Station Karouke Jalan Wajir Medan bersama dengan beberapa rekan pelaku,”ujar Kompol Wahyu Bram kepada okebung.com,Minggu (02/11/2014) malam.

Para pelaku,lanjut Wahyu,dilaporkan korban sesuai LP No :2740/ K/X/2014/ SPKT Resta Medan Tanggal 30 Oktober 2014,atas kejadian pemerkosaan dan perampokan.

“Pelaku mengaku kepada korban sebagai anggota TNI membawa senpi Air Softgun,namun,setelah diselidiki ternyata pelaku seorang securiti,”sebut Kompol Wahyu.

Dalam kasus ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap tersangka guna meringkus rekannya.

“Masih kita kembangkan agar bisa meringkus pelaku lainnya,”ucap Kompol Wahyu.

Sebagaimana diketahui bahwa korban dan kedua temannya saat berada di dalam Station Karouke Jalan Wajir Medan diperkenalkan dengan ketiga pelaku oleh salah satu temannya berinitial R.

Usai berkenalan,selanjutnya ketiganya enjoy disalah satu KTV di Station Karouke.Didalam KTV pelaku mengajak korban untuk berhubungan seks.Namun,korban menolak.
Puas enjoy didalam KTV,selanjutnya pelaku menawarkan jasanya kepada korban untuk mengantarkan pulang.Merasa percaya,lantas korban pun menerima tawaran tersebut..

Ironisnya,pelaku bersikukuh tetap ingin mencicipi tubuh korban dan mengajak korban kembali untuk berhubungan intim,namun ajakan itu ditolak oleh korban.

Waktu pun berjalan tanpa disadari ketiga korban ternyata pelaku membawa mereka ke kawasan penginapan Padang Bulan.

Merasa curiga,lantas para korban berteriak sehingga pelaku DP menyetrum korban Putri.

Sementara,dua korban lainnya di ancam oleh salah satu pelaku lainnya yang mengaku sebagai anggota TNI dengan sebuah pistol sembari menyetrum korban..

Selanjutnya,pelaku langsung memperkosa korban.Merasa takut terancam jiwanya lantas korban berteriak.Akibatnya,korban diisiksa dan disetrum pelaku DP

Sedangkan kedua teman korban dibawah ancaman pistol merasa ketakutan karena melihat temannya di setrum berkali-kali.Disitu para pelaku menggilir ketiga pacar korban.

“Para pelaku bergantian melakukan pemerkosaan terhadap ketiga korbannya,”beber Wahyu.

Usai melampiaskan nafsu bejaddnya,para pelaku juga mengambil barang-barang berharga milik korban.

Tidak terima perlakuan pelaku, orang tua korban melaporkan pelaku ke Polresta Medan, sedangkan korban harus menjalani opname disalah satu RS di Medan karena banyak menderita luka bakar akibat disetrum pelaku.(jek)

Foto;Ilustrasi\

News Feed