oleh

Polresta Medan Ringkus Lesbian Penculik Anak Jukir

OKEBUNG|
Petugas Satreskrim Polresta Medan akhirnya berhasil meringkus seorang wanita lesbian dalam kasus dugaan penculikan terhadap DV (23)anaknya juru parkir (jukir),Selasa (11/11/2014)siang.

Akibatnya,wanita berinitial ES (25)harus menjalani pemeriksaan diruang penyidik Jahtanras Polresta Medan.

“Pelakunya sudah ketangkap, ada dua orang yang diamankan termasuk si ES, yang nangkap anggota Jahtanras Polresta Medan,” ucap ayah korban J Napitupulu yang berfropwsi jukir ini.

Menurutnya,teman korban yang bernama Putri (20) warga Jalan Puyuh Perumnas Mandala yang sebelumnya ikut mendampinginya membuat laporan ke Polresta Medan, 6 November 2014 lalu, turut juga ditahan karena diduga terlibat dalam konspirasi atas hilangnya, DV.

“Putri juga diamankan karena diduga paling mengetahui hilangnya anak saya,”jelas Napitupulu.

Keterlibatan Putri,lanjut Napitupulu, diduga karena turut membantu hingga DV dijual oleh para pelaku kepada seorang germo di Jalan Bakti, Gang Langgar, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Denai.

“Dia (Putri)diamankan lantaran diduga turut membantu hingga anak saya dijual ke germo,”tambahnya lagi.

Ayah korban juga mengaku bahwa ada lagi teman pelaku diduga termasuk dalam jaringan perdagangan manusia yang masih berkeliaran di seputaran Perumnas Mandala ini.

“Saya akan membantu pihak kepolisian untuk mencari pelaku lainnya,” katanya.

Kendati hingga saat ini DV belum juga ditemukan,namun ayah DV merasa lega karena pelakunya sudah tertangkap.

“Walau anak saya belum ditemukan,namun dengan tertangkapnya pelaku ini bisa menjadi titik terang mengetahui keberadaan anaknya serta jaringan sindikat perdagangan manusia ini dapat segera diungkap Polresta Medan,saya akan doakan beserta keluarga agar cept terungkap,” sebutnya.

  • Sebagaimana diketahui sebelumnya, seorang jukir yang biasa mangkal di Letda Sujono, Medan Tembung, 6 November lalu, mendatangi Polresta Medan guna melaporkan kasus penculikan yang dialami anak gadisnya, DV (23) warga Jalan Puyuh II No 8 Perumnas Mandala.

    Ayah korban, J Napitupulu (55) kepada wartawan mengatakan anaknya dilarikan oleh pelaku berinisial ES (25) sejak, Sabtu, 18 Oktober 2014.(fkm\admin)
    Foto:ilustrasii\

  • News Feed