oleh

Polresta Medan Musnahkan Narkoba Hasil Tangkapan Senilai Rp 45 miliar

OKEBUNG|
Petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Kota Medan (Sat Res Narkoba Polresta )Medan,Rabu (05/11/2014) melakukan pemusnahaan barang bukti narkoba hasil tangkapan berupa 27,3 kg sabu, 665,3 kg ganja dan 34.310 butir pil ekstasi senilai Rp 45 miliar di Bumi Perkemahan Cadika Jalan Karya Wisata Medan Johor.

Pemusnahan barang bukti narkoba tangkapan periode Agustus hingga September 2014 dengan cara dibakar dan direbus ini disaksikan langsung Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Eko Hadi Sutejo didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro, Dandim 02/01 BS Letkol Kav Setyawan Arismunandar, Kabid Pemberantas BNN Sumut AKBP Joko Susilo dan Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis serta Kasat Res Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander.

Selain itu,hadir juga Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan, perwakilan Kejari Medan, PN Medan, Komunitas dan LSM Anti Narkoba, Polsek Deli Tua, BPPOM, camat, lurah dan pelajar serta insan pers.

Disela-sela acara pemusnahan, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutejo mengatakan,narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan Polresta Medan totalnya senilai Rp 45 miliar.”Totalnya senilai Rp 45 miliar narkoba yang dimusnahkan ini,”ujar Kapolda Sumut.

Lanjut Kapolda Sumut,kita semua mengetahui kalau narkoba itu termasuk musuh bangsa dan harus diberantas dengan serius,karena hingga kini narkoba masih menghantui kehidupan sehari-hari.

“Narkoba tidak memilih status, baik Polri maupun masyarakat dan pelajar,pejabat.Maka dengan ini,siapapun anggota Polri di polsek dan polres jajaran Polda Sumut yang kedapatan menggunakan atau pun mengedarkan narkoba akan kita ‘pangkas’,” tegasnya.

Irjen Eko mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama dengan pihak kepolisian dalam memerangi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

“Ayo mari kita berantas bersama,karena jika narkoba ini tidak kita cegah, maka akan terus berkembang dan akan terus merusak masyarakat. Kita juga membutuhkan peran serta masyarakat, karena tanpa masyarakat kita tidak mampu menghadapinya,” sebut jenderal bintang dua ini.

Masih disebutkannya bahwa dirinya mengaku polisi akan menindak tegas masyarakat maupun anggota yang terlibat dalam narkoba.

“Coba bayangkan , jika keluarga kita ada yang terkena narkoba,maka akan menjadi siksa dunia.Daan kami sebagai polisi memberi apresiasi kepada masyarakat yang sudah melakukan gerakan anti narkoba,” ucapnya seraya menambahkan bahwa pengguna narkoba akan cenderung nekad berbuat jahat.

Tambahnya,pemakai narkoba sudah jelas selalu berbohong dan niatnya selalu berbuat jahat saja.”Marilah bersama-sama kita perangi narkoba demi tercapainya masa depan bangsa yang cemerlang,”sebutnya.

Sementara itu,Kompol Dony mengatakan bahwa memerangi peredaran narkoba butuh peran serta masyarakat.Karena tanpa ada kerjasama dengan masyarakat narkoba sulit diberantas.

“Bayangkan saja jika narkoba yang dimusnahkan ini tidak kami tangkap,tentu berjuta bahkan miliaran generasi bangsa hancur akibat narkoba.Maka dengan itu saya berharap agar masyarakat dapat bekerjasama memerangi narkoba.Informasikan ke kami jika mengetahui ada pereddraan narkoba,”ucap perwira tamatan Akpol tahun 2000 ini.(admin)

News Feed