oleh

Polresta Medan Gulung Sindikat Traficking

OKEBUNG|
Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Medan (Sat Reskrim Polresta )berhasil mengungkap kasus perdagangan anak dibawah umur yang dijual ke lokalisasi Bukit Maraja.

Dari lokasi, petugas berhasil menyelamatkan satu ABG dibawah umur, DRD (15) warga Jalan Datuk Kabu Gang Sultan VI Medan. Ironisnya, ABG tersebut dijual sebesar Rp 1,5 juta ke lokalisasi tersebut.

“Korban menjadi korban penjualanan anak dibawah umur ke Bukit Maraja, Siantar seharga Rp 1,5 jutan untuk melayani pelanggan hubungan suami istri. Kasus terbongakr setelah korban meminta tolong temannya untuk melaporkan kasus ini kekeluarganya,” jelas Kasat Reskrim,Kompol Wahyu Bram I,di
Polresta Medan, Senin (06/04/2015) sore. 

Selain itu, lanjut Wahyu,setelah mendapat laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung melakukan pengejaran ke lokasi yang dimaksud. 

“2 tersangka kita amankan, AR dan ST dengan tuduhan telah menjual anak dibawah umur, beruntung saat kita amankan, korban belum sempat melayani hidung belang dilokasi tersebut,”bebernya.

Untuk itu, tegas Wahyu menerapkan pasal 2 UU RI Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun. 

Saat diinterogasi, salah seorang penjual ABG mengaku bahwa kepergian korban ke bukit maraja atas kemauannya sendiri.

“Dia yang mau kesana pak, kami hanya mencari pekerja rumah tangga, tapi saat dia minta kerja, dia minta kepada kami dipekerjakan ditempat yang bisa mendapatkan uang banyak, jadi itu kemauannya sendiri pak,”ujar salah seorang tersangka. (fr)  

Foto|ist\

News Feed