oleh

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Tukang Parkir

OKEBUNG |
Berkat upaya kerja keras dan kegigihan petugas unit Resmob bekerja sama dengan Jatanras Polresta Depok.Akhirnya dalam waktu kurang dari 24 jam polisi berhasil meringkus pelaku utama pembunuhan juru parkir kantor Imigrasi Kota Depok di tempat persembunyian di daerah Pandeglang, Banten, Sabtu (04/10/2014) dinihari.

Pelaku utamaa,Mulyana alias Mule,(36) terpaksa harus meringkuk dibalik jeruji besi sel polisi.
Hingga saat ini petugas polisi masih mencari pelaku lain yang menghabisi nyawa Agus Deni Albar(36)yang jasadnya ditemukan terapung di Kali Kumpa, depan kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Depok, Jalan Boulevar, Kota Kembang, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (03/10/2014)sekira pukul 09:00 WIB.

“Ya, pelaku telah ditangkap . Sekarang kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo,melansir pemberitaan poskotanews.com.

Pria bertubuh tinggi besar berkulit sawo matang ini merupakan teman korban.”Berdasarkan keterangan saksi-saksi indikasi kuat mengarah kepada tersangka. Sementara kami menduga pelaku menghabisi nyawa temannya karena motif dendam,”ujar Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah saat dikonfirmasi lewat telepon.

Emosi pelaku mencuat saat bersama dengan korban dan teman-temannya sedang mabuk minuman keras. Korban mengeluarkan kata-kata yang memancing emosi pelaku.

“Sewaktu kejadian tengah dalam kondisi mabuk, korban mengatakan “kita ini anak kebun duren tidak ada yang berani macam-macam dengan kita”! Dari perkataan itu emosi pelaku terpancing karena bukan berasal dari Kebun Duren, langsung berdiri lalu menghampiri korban langsung memukulnya saat sedang duduk di atas motor,”katanya.

Setelah pelaku dipukul lalu terjatuh, kemudian pelaku menginjak dan menendang pelaku tiga kali hingga terbentur aspal. Lantaran belum puas, pelaku kemudian menjatuhkan korban ke kali hingga akhirnya tewas.

“Luka mengangah di kening dan pelipis korban akibat pukulan dan tendangan pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 351 jo 338 KUHP tentang penganiayan mengakibatkan meninggal dunia maksimal ancaman diatas 15 tahun penjara,”tambahnya.

Sebelumnya, jasad Agus Deni Albar,36, tukang parkir imigrasi Depok ditemukan pengojek yang sedang duduk di pinggiran kali mengambang dalam keadaan tertelungkup. Pada wajah korban ditemukan luka mengangah masih berdarah.

Setelah petugas kepolisian dari Polresta Depok mendalami kasus penemuan mayat tersebut, diketahui korban warga Kebun Duren RT.6/7, Kalimulya Cilodong Kota Depok.

“Kami menginginkan pelaku untuk dihukum seberat-beratnya setelah apa yang dilakukannya menghabisi nyawa suaminya dengan tragis,”ujar istri korban, Yeni Kasanti,30, ibu empat anak ini. (net)
Foto:Ilustrasi/

News Feed