oleh

Polisi Hadang 2 Bus Pendukung Prabowo-Hatta di Pintu Tol

BOGOR-OKB|
Dua bus massa pendukung calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo dan Hatta yang berasal dari Bogor dihadang sejumlah petugas kepolisian dan TNI yang berjaga di beberapa pintu tol.

Ratusan massa pendukun Prabowo-Hatta menggunakan dua bus pariwisata ini berniat berangkat ke Jakarta untuk menghadiri sidang putusan pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

Massa yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Gerindra dari Kota maupun Kabupaten Bogor ini awalnya ingin berangkat ke Jakarta melalui pintu Tol Baranangsiang. Namun,saat di daerah Sukasari, petugas yang sudah berjaga langsung menghadang mereka.

Tak kehilangan akal, rombongan memutar arah dan kembali menuju Ciawi dan akan masuk melalui Pintu Tol Ciawi. Namun lagi-lagi rombongan dihadang petugas yang sudah berjaga. Akhirnya massa kembali bergeser menuju Pintu Tol Gadog dan kembali dihadang petugas.

Akhirnya pihak perwakilan rombongan melakukan negosiasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian agar mereka bisa tetap berangkat. Sempat terjadi adu mulut antara massa dengan petugas karena kesal tak diizinkan untuk berangkat ke jakarta.

“Kami semua mau datang ke MK karena ada undangan dari partai kami,” ujar seorang simpatisan Prabowo-Hatta, Herman di Pos Polisi Gadog, Kamis (21/08/2014).melansir pemberitaan okezone.com.

Menurutnya,yang juga pengurus DPC Gerindra Kabupaten Bogor, kedatangan mereka ke Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan aksi damai. “Kita ke sana berdasarkan undangan partai. Jadi kita tidak mungkin berbuat anarkis,” ungkapnya.

Ia juga mengaku telah melakukan koordinasi kepolisian sejak kemarin untuk menghadiri sidang putusan pilpres di MK. Ia diperbolehkan pihak kepolisian asalkan tidak membawa seluruh simpatisan ke Jakarta.

“Awalnya ingin dibawa kurang lebih 1.600 orang simpatisan. Tapi setelah negodiasi akhirnya hanya sekitar 120 orang,” tambahnya.

Setelah berkoordinasi dan bernegosiai, rombongan akhirnya diizinkan menuju ke MK melewati Pintu Tol Gadog. (Admin)
Foto :Ilustrasi polisi/net/

News Feed