oleh

Polisi dan Kelompok Sipil Bersenjata Baku Tembak di Aceh, Satu Tewas

OKEBUNG|
Aksi baku tembak antara polisi dan pria bersenjata diduga kelompok Din Minimi kembali terjadi di kawasan Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie,Provinsi Aceh,Minggu (24/05/2015), dini hari,sekira pukul 00.45.

Dalam aksi baku tembak itu,seorang tewas, dua lainnya berhasil ditangkap dengan luka tembak dibagian kaki.

Kapolres Pidie AKBP Muhajir menjelaskan, kontak senjata terjadi berawal dari informasi masyarakat bahwa ada kelompok Din Minimi keluar dari labi-labi (angkot) yang melaju dari arah Keumala menuju Kota Beureunun, Pidie.

“Informasi dari masyarakat bahwa ada kelompok Din. Minimi keluar menuju Pidie,”sebutnya.

Setiba di Beureunun, lanjut Muhajir, mobil itu melanjutkan perjalanan, dan singgah di sebuah warung nasi di sisi Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, atau bersebelahan dengan SPBU Blang Malu.

“Diduga kelompok tersebut akan melakukan perampokan di sekitar SPBU Blang Malu,” ungkap Muhajir,Minggu (24/05/2015)seperti dikutip dari okezone.com.

Menerima informasi itu,kata Muhajir,selanjutnya,tim gabungan dari Polda Aceh, Brimob dan Polres Pidie yang dipimpin Direktur Reskrim Umum, dan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh kemudian menyergap para pria bersenjata di warung itu.

“Saat dilakukan penyergapan, kelompok tersebut melarikan diri, dan melakukan perlawanan dengan menembak ke arah tim gabungan. Sehingga, tim melepaskan tembakan balas dan terjadi kontak tembak,” ujar Kapolres.

Polisi mengklaim berhasil melumpuhkan tiga pelaku dari kelompok Din Minimi tersebut, seorang di antaranya meninggal dunia, yakni M. Rijal (26) warga Gampong Rheng, Kecamatan Keumala, Pidie.

Sementara, M. Nasir alias Puthet (29) warga Ulee Blang, Kecamatan Pirak Timur, Aceh Utara, ditangkap setelah tertembak dibetis kanan. Seorang lagi, Nasir Khadafi (22) warga Jijiem, Keumala, yang merupakan selaku sopir pelaku ikut ditahan polisi.

Selain melumpuhkan tiga pelaku, kata Muhajir, aparat ikut menyita barang bukti berupa sepucuk senjata laras panjang jenis AK 56, satu magazen, dan 30 amunisi AK yang kini diamankan di Mapolres Pidie.

“Satu orang pelaku yang meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUD (Sigli) Pidie dan pagi ini telah diambil keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Kapolres (admin\net)

Foto|Ilustrasi\dok.net\

News Feed