oleh

Poldasu Pulangkan Bawang Hasil Tangkapan Pomdam 1 /BB

OKEBUNG|
Polisi Militer dari Komando Daerah Militer I Bukit Barisan(Pomdam 1/BB ) dipimpin Kapten CPM Wigus Siswoyo melakukan penggerebekan gudang bawang milik Fachruddin di Jalan Lintas Sumatera Desa Karang Rejo Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat,Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (21/02/2015) sekira 04.00 WIB subuh.

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/02/2015) membenarkan penggerebekan tersebut.Menurutnya ,petugas Polisi Militer tersebut berhasil mengamankan satu unit colt diesel BK 9055 CP yang sedang melakukan bongkar muat digudang tersebut.

“Pada hari Sabtu, 21 Februari pukul 04.00 WIB,petugas PM melakukan penggerebekan di gudang UD Wak Udin atas nama pemilik Fachruddin saat melakukan bongkar bawang merah jenis bangkok sanggul yang dikemudikan ,Syahputra,” ujar Helfi.

Begitu diamankan petugas Pomdam 1 /BB,kata Helfi,selanjutnya bawang tersebut diserahkan ke Ditreskrimsus Poldasu untuk ditindaklanjuti.

“Kasus ini diserahkan ke Poldasu sekira pukul 18.00 WIB hari Sabtu 21 Februari 2015 melalui SPKT.Kemudian SPKT meneruskannya ke Ditreskrimsus,” jelas Helfi.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan supir yang membawa truck tersebut mengaku bahwa bawang berasal dari Aceh Tamiang dan supir hanya membawa sebuah amplop yang ditujukan kepada salah seorang anggota Brimob Binjai Kevin Irawan

“Berdasarkan keterangan sopir bahwa bawang berasal dari Aceh Tamiang dan sopir hanya membawa sebuah amplop yang dialamatkan kepada Saudara Kevin Irawan anggota Brimob  Binjai,” kata Helfi.

Dari hasil pemeriksaan penyidik di Ditreskrimsus Poldasu,telah dihadirkan seorang saksi ahli dari Balai Kkarantina di Provinsi Sumut. Dari keterangan saksi ahli ternyata bawang tersebut merupakan produk lokal.

Pernyataan saksi ahli tersebut juga dikuatkan dengan kesaksian Kepala Desa dari Aceh Tamiang.

“Hasil pemeriksaan terhadap saksi ahli Balai Karantina di Provinsi Sumut dijelaskan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bahwa bawang itu bukan hasil import,tapi sebagai produk lokal.Ini juga dikuatkan keterangan dari BAP Kepala Desa di Tamiang, bahwa bawang tersebut adalah hasil perkebunan setempat,” beber Helfi.

Karena tidak ada unsur pidananya, lanjut Helfi,maka Poldasu kembali memulangkan barang bukti sejumlah satu truck colt diesel kepada pemiliknya.

“Karena tidak ada unsur pidananya maka barang bukti dikembalikan kepada pemiliknya,” pungkasnya.(El)

Foto/Ilustrasi\

News Feed