oleh

Poldasu Lakukan Pemetaan Tempat Pengoplosan Gas Elpiji

OKEBUNG |
Terkait penggerebekan gudang pengoplosan gas elpiji di Perumahan Griya Marelan III,Jalan Speksi Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Senin (09/03/2015) kemarin, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Ditreskrimsus Polda Sumut)langsung melakukan pemetaan tempat yang dianggap rawan penyelewengan terhadap barang yang disubsidi Pemerintah itu.

Namun, wilayah yang menjadi Target Operasi (TO), belum ditentukan. Hal itu dikatakan Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haidar kepada Wartawan, Selasa (10/03/2015) siang.

” Belum ada titik yang menjadi target. Kami masih melakukan pemetaan, terhadap wilayah-wilayah gas ilegal di Sumut saat ini, ” ungkap Haidar.

Begitu juga dengan kordinasi dengan Pertamina, disebut Haidar sedang dilakukan pihaknya. Disebutnya, selain dalam rangka pemetaan, hal itu juga terkait hasil penggerebekan tempat pengoplosan gas elpiji yang digerebek pihaknya kemarin.

Disebutnya, dari penyidikan yang dilakukan pihakya,gudang yang digrebek pihaknya itu ilegal,namun gas elpiji yang masuk ke gudang itu, disuplay oleh agen elpiji yang memiliki ijin resmi.

” Kita yakin kalau cv yang berijin yang memasok gas epliji ke gudang itu, akan dicabut ijinnya oleh pertamina. Namun, saat ini kita masih melakukan pendalaman. Kita akan usut tuntas kasus ini, ” sambung Haidar.

Disinggung soal pasar dari gudang pengoplosan gas elpiji yang digrebek pihaknya itu, Haidar mengaku kalau gudang tersebut mendrop gas hasil pengoplosannya ke Kota Medan. Namun, belum diketahui jumlah gas elpiji hasil pengoplosan yang mampu didistribusikan oleh gudang milik Yuda Beacher itu/hari. Termasuk omset dan keuntungan yang didapat dari gudang pengoplosan gas elpiji yang sudah beroperasi selama 2 tahun itu, disebut Haidar belum diketahui. [El]

News Feed