oleh

Poldasu Ambil Alih Kasus Penganiayaan Sinaga Dilakukan Brigadir Abdul Goefran

 

OKEBUNG |
Kasus penganiayaan menimpa Martuap Sinaga (45) warga Jalan Platina Lingkungan 21 Gang Mangga Kec.Medan Marelan yang dilakukan Brigadir Abdul Goefran Rahmad bertugas di Direktorat Pam Obvis Polda Sumut memiliki NRP  8311243 diambil alih Polda Sumut.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada  wartawan mengatakan kasus ini memang dilimpahkan ke Polda Sumut agar cepat untuk diselesaikan.

“Pihaknya tidak akan memandang siapa orangnya baik itu masyarakat maupun anggota Polri sendiri,semuanya sama di mata hukum,kita akan bertidak tegas jika melanggar hukum,terlebih lagi pelakunya oknum polisi segera kita proses,”tegas MP Nainggolan.

Menurutnya,kasus menimpa Martuap Sinaga,awalnya terjadi,Kamis (26/02/2015) sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu pelaku yang bertugas di Direktorat Pam Obvis Polda Sumut tengah melintas di Jalan AMD Lingkungan 36 Kel,Rengas Pulau Kec.Medan Marelan.

Namun di karenakan adanya sesuatu sebab, sebut MP Nainggolan, pelaku pun memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi,dan tanpa disengaja pelaku menyalip sepeda motor milik korban,”jelasnya.

Selanjutnya korban yang mungkin merasa terkejut,lanjut MP Nainggolan ,menegur pelaku dengan perkataan Hoiii,mendengar teguran itu pelaku pun emosi dan langsung berbalik arah dan mendatangi korban,tanpa ba..bi..bu pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban sehingga korban babak belur di hajar pelaku hingga tersungkur ketanah.

“Hanya karena salipan dijalan dan tak senang dipanggil Hoiii,pelaku langsung menghajar korbannya,”sebut MP.

Lebih lanjut MP Nainggolan menjelaskan,korban yang tidak mampu melawan pelaku,akhirnya melarikan diri ke Komplek Griya Marelan II,dan warga yang mengetahui peristiwa tersebut lalu melerai,Korban yang  sudah tidak berdaya di hajar pelaku akhirnya di larikan warga ke RSU Delima untuk di lakukan perawatan

“Korban sempat melarikan diri karena pelaku menghajarnya terus,sehingga korban memilih membuat pengaduan ke polisi,”katanya.

Lanjutnya lagi,menerima informasi adanya petugas kepolisian jajaran Polda Sumut menganiaya korban selanjutnya petugas polisi pun mendangi tempat kejadiaan perkara (TKP),guna mengecek dan melakukan penyelidikan dan selanjutnya memeriksa saksi,”pungkasnya.

Foto |MP Nainggolan\net.dok

News Feed