oleh

Polda Sumut Ringkus Germo di Hotel Grand Aston Medan

OKEBUNG|
Basri Tamba alias Andi (37) warga Jalan Sei Berantas, Medan harus mendekam dibalik jeruji sel.Pasalnya, pria ini itangkap personel Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) di Hotel Grand Aston, Medan, Jumat (07/11/2014)sekira pukul 21.00 WIB,karena tertangkap tangan memperdagangkan tiga perempuan muda, seorang di antaranya bahkan masih berusia anak-anak.

“Benar,memang ada tersangka memperdagangkan wanita ditangkap tadi malam,”ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Helfi Assegaf di Medan, Sabtu (08/11/2014).

Saat ditangkap,kata AKBP Helfi,tersangka. Sedang menjual tiga perempuan yakni, ES (23) warga Jalan Darussalam, Medan, AT (24) warga Jalan Katamso, Medan,  dan ALT (16) warga Jalan Darussalam,dan nama terakhir yang masih di bawah umur ini tinggal di sebuah salon di sana.

“Tersangka kami tangkap saat memperdagangkan wanita,”jelasnya.

Masih disebutkannya bahwa,penangkapan Basri dilakukan setelah petugas melakukan penyamaran dan berpura-pura ingin menggunakan jasanya. Saat itu, dia menawarkan layanan dari “anak asuhnya” dengan tarif Rp3 juta untuk short time.

“Ketika transaksi berlangsung di Hotel Grand Aston, Basri langsung diringkus dan dari tangan tersangka disita barang bukti berupa uang Rp3 juta dan 8 unit HP,” tegas AKBP Helfi.

Atas perbuatannya,tersangka dan ketiga perempuan muda itu digelandang ke kantor polisi guna masih menjalani pemeriksaan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam kasus ini, Basri dijerat dengan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Karena salah seorang perempuan yang didagangkannya masih berusia di bawah umur, Basri juga bakal dijerat dengan Pasal 82 dan Pasal 83 UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Bs/admin)
Foto:ilustrasi/

News Feed