oleh

Polda Sumut Razia Pilih Kasih,Diskotik LG Dirazia,Yang Lain Tidak

OKEBUNG|
Razia tempat hiburan malam yang digelar petugas Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Dit Res Narkoba Polda Sumut) tujuannya memang bagus dan patut dibanggakan,karena memerangi peredaran narkoba di tempat hiburan malam seperti diskotik,pub dan karouke.

Namun,disatu sisi ada kecemburuan bagi pengelola diskotik karena tidak semua diskotik dan tempat hiburan malam dirazia.Hal inilah kadang menjadi sorotan jelek bagi institusi yang melaksanakan razia.Apakah ada kepentingan atau alasan waktu tak cukup lagi untuk razia ataukah personil kurang.Jawabannya ada di institusi yang melaksanakan razia sendiri.Dalam hal ini diminta Kapolri dan DPRD Sumut membidangi hukum harus turun tangan untuk menindak sejumlah diskotik lainnya,karena jika hal ini terus terjadi tentu membuat salah satu pengusaha kesal dan cemburu dan menuding institusi yang merazia jelek.
IMG_00000628

Buktinya,razia yang digelar Polda Sumut di Diskotik Lee Garden di Jalan Nibung II,Medan Petisah ,Minggu (08/03/2015) sekira pukul 02.30 dinihari.

IMG_00000638
Razia narkoba terkesan pilih kasih yang dimulai pukul 02.30 dinihari hingga pukul 04.00 WIB tersebut terlihat aneh.Pasalnya,yang biasanya jika digelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pintu masuk tidak ditutup.Namun,dalam razia ini pintu masuk ditutup dijaga oleh beberapa petugas Dit Res Narkoba Polda Sumut dan personil Polisi Militer (PM),sehingga membuat para kuli tinta (wartawan,red) tidak bisa masuk kedalam untuk meliput.

IMG_00000637
Terlihat petugas polisi mengeluarkan para pengunjung diskotik tersebut dikumpulkan diloby diskotik untuk dilakukan test urine.Ironisnya,ada beberapa pengunjung diskotik tanpa di test urine hanya disenter matanya dan dipegang tubuhnya dingin apa tidak diperbolehkan keluar sehingga membuat kecemburuan para pengunjung lainnya yang harus mengikuti test urine.

IMG_00000650
Meskipu sempat melarang wartawan untuk meliput razia tersebut.Namun,berkat kekompakan wartawan akhirnya berhasil menerobos pintu masuk diskotik.
IMG_00000631

Dari razia pengunjung Diskotik LG tersebut petugas mengamankan 22 pengunjung diskotik diduga positif mengkonsumsi narkoba terdiri 10 wanita dan 12 pria.Dan dari KTV diamankan 12 orang dengan rincian 8 wanita dan 4 orang pria

Selain itu,petugas Dit Res Narkoba Polda Sumut juga mengamankan pemilik mobil Avanza Putih berlogo TNI,BK 1366 IY.

“Kau Afin yang di Siantar kami curigai selama ini ya,hebat kali kau mobilmu banyak stiker TNI.Untuk aman ya,”ujar Kasubdit II Ditres Narkoba Poldasu,AKBP Som Pardede sembari memeriksa KTP pria pemilik mobil berplat logo TNI,Minggu (08/03/2015)dinihari.

“Aku bukan Afin yang bapak sebutkan,aku orang baik-baik pak,memang itu mobilku pak.Tapi logo itu dari temanku pak,”aku Afin alias Ramli.

Selain mencurigai pria tampan etnis Tionghoa itu,petugas Dit Res Narkoba Polda Sumut bersama aparat Polisi Militer (PM) terlihat memeriksa seluruh isi dalam mobil pria tersebut.Sementar petugas Polisi Militer mencabuti stiker TNI yang ada dimobil tersebut.

Ironisnya,dalam razia terkesan pilih kasih membuat pihak Diskotik LG kesal,karena selalu dirazia.Sementara diskotik lainnya yang ada di Medan,khususnya bersebelahan Diskotik LG gak pernah dirazia secara serius.

“Polisi harus profesionalah,mengapa hanya Diskotik LG saja yang selalu dimasuki razia.Sementara diskotik lainnya jarang dimasuki.Ini namanya ‘pengondisian bro’,sengaja mau mematikan LG,”kesal warga yang bekerja sebagai karyawan Diskotik LG enggan disebutkan namanya.

Akhirnya pukul 04.00 WIB,petugas razia membubarkan diri dan memboyong 33 pengunjung yang diamankan ke Mako Polda Sumut (admin)

Foto |okebung.com\ist

News Feed