oleh

Polda Sumut Gerebek Tambang Ilegal di Dairi

OKEBUNG |
Petugas unit Subdit IV Ditreskrimsus
Polda Sumut menggerebek aktivitas penambangan ilegal di Desa Sosor Lontung, Kecamatan Siempatnempu
,Kabupaten Dairi,Provinsi Sumatera Utara.

Dari lokasi turut diamankan 23 orang yang kini sedang menjalani pemeriksaan,3 alat berat,6 unit drump truk dan 3 unit alat pemecah batu (Tun Crusher).

“Pengerebekan kita lakukan setelah mendapat informasi masyarakat yang kita tindaklanjuti dan langsung turun ke lokasi,” jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Ahmad Haydar, Selasa (10/03/2015).

Usaha penambangan CV Yorim milik seorang pengusaha berinisial RPS ini diduga tidak memiliki ijin usaha yang diterbitkan oleh instansi setempat. Bukan itu saja, masyarakat juga merasa keberatan dengan beroperasinya tambang liar tersebut.

Dalam waktu dekat, sambung Dirkrimsus pihaknya akan memanggil pemilik tambang untuk dimintai keterangan.

“Untuk sementara barang bukti kita titipkan di Satreskrim Polres Dairi. Kita juga masih melakukan gelar perkara untuk menetapkan pemilik tambang sebagai tersangka,” katanya.

Usaha tambang ilegal ini, ucap Dirkrimsus sudah beroperasi sejak 2 tahun lalu. Dengan luas areal yang digunakan sekira 3 haktare dan menghasilkan jenis batu gamping.

“Untuk pemilik tambang ilegal itu, kita akan menjerat dengan pasal 37, 40 ayat (3), pasal 48, pasal 67 ayat (1), pasal 74 ayat (1) dan (5) , pasal 158 UU RI nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara serta pasal 109 UU RI No 32 tahun 2009 tentang perlindungan pengelolaan lingkungan hidup,” pungkkasnya.(El)

Foto |ilustrasi\

News Feed