oleh

Polda Metro Jaya Ringkus Kurir & Bandar Narkoba Jaringan Internasional

OKEBUNG|
Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua orang kurir narkoba yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniato mengatakan, dua orang kurir narkoba tersebut. berinisial AIH (42) dan AEC, warga negara Nigeria yang merupakan pengedar narkoba jenis sabu jaringan internasional

“Kita telah menangkap dua orang kurir narkoba jaringan internasional yang dikendalikan dari dalam salah satu lapas,” ujar Eko saat konferensi pers di gedung Ditres Narkoba, Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2014).

Dia mengatakan, untuk saat ini demi kelancaran penyidikan pihaknya belum bisa menyampaikan perihal dari lapas mana dua orang kurir tersebut dikendalikan untuk mengedarkan narkoba.

Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat, tentang adanya peredaran narkoba di daerah Depok. Dari situ polisi langsung menyelidiki kebenaran informasi tersebut, dengan cara undercover buy (menyamar sebagai pembeli) dan pengembangan IT.

“Demi penyidikan, kita belum bisa menyebutkan dari lapas mana. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat,”tambahnya.

Dari situ, lanjutnya,polisi kemudian menangkap AIH di Jalan Margonda Raya, depan Terminal Depok. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu sebanyak 200 gram yang dibungkus makanan kecil.

Pengembangan dari penangkapan AIH selanjutnya dilakukan penangkapan AEC yang berperan sebagai bandar narkoba di daerah Srengseng, Kembangan, Jakarya Barat. Dari hasil peggeledahan dalam rumah kos tersangka, ditemukan sabu sebanyak dua kilogram.

Para tersangka dikenai pasal 144 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika. “Ancaman bagi para pelaku minimal lima tahun, maksimal hukuman mati,” tandas Eko.[okz\admin]

Foto|Ilustrasi\

News Feed