oleh

Pohon Mahoni Nimpa Mobil Kijang,2 Nyawa Melayang Sia-Sia

OKEBUNG |
Untung tak dapat diraih mallang tak dapat ditolong.Ungkapan inii pantas ditujukan kepada rombongan keluarga Pardede ini.Pasalnya,akibat pohon mahoni menimpa mobil Kijang Comando warna biru dongker BK 1907 TG,dua nyawa melayang sia-sia,Sabtu (18/10/2014)sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Sudirman,persisnya dekat rumah dinas. Gubernur Sumatera Utara.

Informasi dirangkum okebung.com mmenyebutkan,kejadian naas menimpa sekeluarga tersebut tidak ada angin kencang dan hujan deras bermula disaat mobil Toyota Kijang Comando yang disupiri Andi Kristoni Pardede (24)warga Perdagangan, membawa ayah dan adiknya melintas di Jalan Jend Sudirman pulang dari resepsi pernikahan salah seorang putrinya yang digelar di Jambur Bukit Permai, Jalan Setia Budi Medan.

Sang putri, Br Pardede, dan suaminya, Tarigan, menumpang taksi namun melintas di jalan yang berbeda, yakni melalui Jalan AH Nasution Medan.Sementara mobil Kijang Comando yang disupiri Andi melintas dari Jalan Jend Sudirman hendak menuju Mandala.

Namun,naas bagi keluarga Parded ini,lantaran pohon tak dirawat laagi sehingga tumbang dan menimpa mobil yang ditumpangi keluarga Pardede.

“Mobil Kijang ini mau ke Perumnas Mandala ke rumah saudaranya. Kalau aku membawa pengantin ke Sei Rotan, Tembung. Kami dikabari waktu sudah di Titi Kuning, makanya kami ke sini,” kata sopir taksi Blue Bird yang membawa pengantin Br Pardede dengan suaminya Tarigan.

Saat tertimpa pohon, empat anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri keluar dari mobil. Sementara tiga lainnya terjepit di dalam kendaraan itu.

Seorang di antara tiga korban yang terjepit merupakan perempuan yang duduk di bangku tengah. Dia menjerit minta tolong. “Tolong, keluarkan aku,” pintanya lirih.

Di bagian depan, dua pria yang terjepit tidak bergerak lagi. Warga dan polisi lalu lintas yang tiba di lokasi berusaha mengeluarkan korban. Namun, upaya itu tidak berhasil.

Warga dan petugas hanya bisa membuka paksa pintu samping dekat bangku tengah. Perempuan yang terjepit berhasil dikeluarkan. Dia kesakitan pada bagian kaki dan segera dilarikan ke RS Elisabeth.

Sementara dua korban yang duduk di depan sulit divakuasi. Petugas harus membawa sejumlah mesin chain shaw untuk memotong dahan. Bahkan, mobil truk Dinas Pertamanan dikerahkan untuk menarik bodi mobil yang ringsek.

Dua korban baru berhasil dievakuasi sekitar dua jam berselang,ayah dan anaknya bernama Donal Harapan Pardede (50) dan Andi Kristoni Pardede (24) meninggal dunia.

Setelah para korban dievakuasi , jenazah korban langsung dibawa ke RS Elisabeth Medan.Sementara yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Herna Medan.

“Pas kejadian mobil ditimpa pohon itu,aku sedang mancing di sungai. Tiba-tiba pohonnya tumbang dan menimpa mobil ini. Suaranya keras sekali,” kata Ruslan (44), warga Polonia.

Kanit Lantas Polsek Medan Baru,AKP Hharyani dikonfirmasi okebung.com mengatakan,korban yaang meeninggal dunia dua orang telah dievakuas

“anaknyaa yang nyetir,sementara ayahnya dibelakang supir,”ungkapnya.(admin)

News Feed