oleh

Perkosa ABG Hingga Kemaluan Bengkak,Romi Dilaporkan ke Polisi

OKEBUNG|
Des (12) gadis remaja dibawah umur ini diperkosa tetangganya hingga kemaluannya bengkak. Akibatnya,warga Desa Sei Rotan,Kec Percut Seituan,Kab Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara ini pun sempat dirawat di RSUD dr Pirngadi Medan, (19/03/2015).

Data diperoleh di Mapolsek Percut Seituan menyebutkan ,kejadian menimpa Des yang diduga dilakukan tetangganya sendiri,Rom (19) pada Rabu (18/03/2015)sekira pukul 10.00 WIB dibelakang rumah pelaku.

Saat itu,korban keluar rumah untuk membeli jajanan dirumah Romi yang jaraknya hanya 20 meter dari rumah Des.Begitu korban membeli jajanan,lantas pelaku menarik Des kebelakang rumahnya dengan cara memaksanya.

“Dia maksa narik anak saya kebelakang rumahnya sembari mengancam dan menampari wajah anak saya.Disitulah anak saya ditelanjanginya dan diperkosanya hingga menangis,”ungkap orangtua korban kepada wartawan,usai membuat laporan ke Polsek Percut Seituan,Minggu (22/03/2015).

Usai diperkosa ,lanjutnya ,kemudian korban dimandikan dengan air hangat untuk menghilangkan jejaknya dan memberikan uang lima puluh ribu untuk tutup mulut dan menyuruhnya pulang.

Sesampainya dirumah memang korban tak mau bercerita namun mengeluh sakit di kemaluannya dan setelah di cek barulah ketahuan kalau kemaluan korban memerah dan bengkak dan sedikit mengeluarkan darah. Atas hal itu,lantas orangtua korban membawa korban ke rumahsakit.

“Usai diperkosa,korban dikasi uang dan dimandikan dengan air hangat untuk menghilangkan jejak.Awalnya korban gak mau cerita,namun melihat keanehan diwajahnya makanya diinterogasi dan dibawa ke rumah sakit,”jelasnya.

Setelah sampai di RSUD dr Pirngadi barulah korban menceritakan semua aksi bejat tetangganya tersebut. Setelah dirawat beberapa hari dirumah sakit barulah korban dan kedua orang tuanya melapor ke Polsek Percut Seituan.

“Setelah dirawat lantaran mengalami pembengkakan karena kemaluan korban luka akibat pemerkosaan tersebut,”sebutnya Ririn ibu korban seraya menambahkan pelaku telah kabur dan berharap agar polisi bisa menangkapnya.

Kapolsek Percut Seituan,Kompol Ronald Sipayung mengaku telah menerima laporan korban dan segera menindaklanjutinya.

“Laporan telah diterima dan kita tindaklanjuti segera,”sebutnya.[mr]

Foto|korban dan ibunya usai buat laporan

News Feed