oleh

Penyaluran Dana BST Tahap 7 Babinsa Penajam Ingatkan 3 M

PENAJAM.OKEBUNG.COM – Dalam mengatasi permasalahan selama masa pandemi Covid-19, termasuk dampak sosial Covid-19, dilakukan percepatan penanganannya, sehingga  berbagai bantuan pun dilakukan percepatan Pendistribusiannya kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak sosial.

Hal ini juga dilakukan di Kelurahan Tanjung tengah Kecamatan Penajam  Kabupaten Penajam Paser Utara , Babinsa Heri yang  melakukan pengawalan terhadap pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan oleh petugas Kantor Pos Balikpapan yang betempat di Kantor Kelurahan Tanjung Tengah, Jum’at (23/10/2020).

Serda Heri selaku Babinsa setempat mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang antusias dalam beraktifitas ke Kantor Kelurahan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Ya, warga yang berjubel ke kantor pos, tidak dibenarkan berkumpul dan harus memcuci tangan ditempat yang telah disediakan. Ingin sehat dan terhindar dari bahaya virus corona ? harus menerapkan 3 M dalam kehidupan sehari -hari. Mencuci tangan dengan sabun atau handsanitazier, menjaga jarak dan Memakai masker disetiap aktifitas,” pesan Babinsa.

Dalam kesempatan tersebut sebanyak 294 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 9 RT Kelurahan Tanjung Tengah yang menerima bantuan dari pusat pada tahab 7 sebesar Rp. 300.000, dan masuh ada 7 KK lagi yang belum sempat mengambil ,sehingga yang bersangkuta bisa mengambil pada jam kerja di Kantor Pos terdekat.

Danramil Penajam Kapten Imam S menyatakan bahwa kegiatan penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan Covid-19, sehingga dirinya memerintahkan Babinsa untuk melakukan pengawalan, agar aman dan tepat sasaran.”ujarnya.

“Hal ini untuk memastikan bahwa data calon penerima BST adalah valid merupakan data orang yang berhak dari masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19.”jelasnya.

Demikian pula Dandim 0913/PPU Letkol Inf Dharmawan saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa penanganan dampak dari covid-19 ini memang dilakukan percepatan dan diperbesar volumenya oleh pemerintah, untuk itu Babinsa sebagai aparat kewilayahan harus mampu membantu  keamanan dan kelancarannya, untuk meminimalisir dampak sosialnya di masyarakat”, pungkas Dandim.

“Pemerintah telah melibatkan berbagai pihak terkait termasuk TNI-Polri untuk ikut serta pada kegiatan pengamanan penyaluran bantuan sosial. Dan sampai saat ini, baik siang maupun malam para Babinsa tetap semangat dan aktif bersinergi tergabung dalam gugus tugas di wilayah masing-masing, ikut membantu mengatasi kesulitan rakyat termasuk dalam pencegahan penyebaran Covid-19 sampai dengan upaya mengatasi dampak sosial ekonomi masyarakat yang timbul karena pandemi Covid-19, ini patut diapresiasi,” ucap letkol Inf Dharmawan yang merupakan lulusan Akmil 2001 tersebut.

Sumber Penrem 091/ASN

News Feed