oleh

Pengamat Politik UIN :KPU Telah Lakukan Kejahatan Demokrasi

JAKARTA -OKB|
Pasca terbukanya kotak suara tanpa prosedural yang diduga dilakukan KPU ternyata mendapat sorotan keras dari beberapa pengamat politik.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Pangi Syarwi Chaniago menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan kejahatan demokrasi.

“Kejahatan demokrasi telah dilakukan oleh KPU karena telah membuka kotak suara tanpa prosedural,”ujar Pangi,Sabtu (02/08/2014)seperti dilansir inilah.com.

Lanjutnya,tindakan pihak KPU tersebut bisa dikenakan pidana, karena terkait rahasia negara. “Dan ini (KPU) bisa dipidana karena semua yang ada di kotak suara adalah rahasia atau dokumen negara,”imbuhnya.

Dia menjelaskan ada dua kemungkinan KPU melakukan pembukaan kotak suara, pertama, ada indikasi KPU untuk menghilangkan barang bukti. Kedua, KPU membuka kotak suara hanya sekadar mengumpulkan bahan untuk persiapan sidang di Mahkamah Konstitusi.

Pangi meminta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersikap tegas atas tindakan KPU, “DKPP dan bawaslu harus objektif,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa anggota Tim Prabowo-Hatta Didi Supriyanto telah melaporkan KPU ke DKPP karena dinilai telah melanggar undang-undang (UU) pemilihan presiden (pilpres).

“Ini adalah bentuk pelanggaran. Pelanggarannya PKPU Nomor 31 tahun 2014 tentang perubahan PKPU Nomor 21 tahun 2014 dan UU Pilpres,” katanya. (Admin)

Foto:net/

News Feed