oleh

Pendaki Asal Aceh Meninggal Dunia di Arcopodo Gunung Semeru

OKEBUNG|
Gunung Semeru majang termasuk puncak tertinggi di pulau Jawa kembali memakan korban.Kali ini, seorang pendaki asal Aceh baru saja diinformasikan meninggal dunia karena jatuh .Informasi diterima pendaki tersebut diduga melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh petugas, Selasa (04/11/2014).

Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),Ayu. Dwi Utari menyatakan rombongan pendaki sebanyak 16 orang, salah satu pendaki asal Aceh yakni Achmad Fauzy (30) dikabarkan meninggal dunia di wilayah Arcopodo Semeru. Yang bersangkutan mendaki bersama rombongan teman-teman kuliahnya Senin pagi (03/11/2014) dan diperkirakan meninggal dunia malam tadi.

Medengar kabar adanya salah seorang pendaki yang meninggal, upaya evakuasi telah dilakukan oleh petugas dan diharapkan tidak terjadi cuaca buruk sehingga proses evakuasi berjalan lancar sehingga Selasa sore jenazah bisa dibawa turun ke Lumajang.

“Kita sudah melakukan evakuasi semalam dan pendaki tersebut telah meninggal dunia, namun tidak memungkinkan untuk dibawa turun karena cuaca” terang Ayu.

Sementara itu Nugroho Dwi Atmoko Komandan Search And Rescue (SAR) Kabupaten Lumajang membenarkan adanya pendaki gunung Semeru yang meninggal dunia wilayah Arcopodo dan pihaknya langsung berangkat untuk melakukan proses evakuasi. Diduga kuat pendaki yang meninggal dunia karena melanggar aturan pendakian yakni melewati Pos Kalimati, padahal sudah ada banyak aturan termasuk mengisi formulir larangan untuk naik ke puncak Semeru maupun spanduk himbauan dan papan himbauan sudah banyak terpasang.

“Saat ini personel SAR sedang menuju Semeru untuk melakukan proses evakuasi pendaki nyang meninggal dunia itu,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Lumajang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Singgamata SIK menyatakan bahwa anggotanya telah berangkat ke Gunung Semeru untuk melakukan evakuasi korban pendakian Gunung tertinggi di pulau Jawa tersebut.

“Pagi ini anggota dalam perjalanan menuju Gunung Semeru untuk melakukan evakuasi korban,” terangnya.(ton/admin)
Foto:ist\semeru/

News Feed