oleh

Pencuri dan Penadah Brankas Playgroup & TK GMB Diringkus Polresta Medan

OKEBUNG|
Petugas Unit Kejahatan dan Kekerasan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Medan (Jahtanras Sat Reskrim Polresta ) akhirnya berhasil membekuk penadah brankas bernilai Rp 500 juta yang dicuri dari Playgroup dan TK Generasi Mas Bangsa (GMB)di Jalan Karya No 68 B, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

“Penadah brankas yaang dicuri pelaku dari TK dan Play Grup GMB,berinisial C sudah diringkus di Nias dan sedang dalam perjalanan ke Medan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram Istanto didampingi Kanit Jahtanras Iptu Pol Dede Chandra,Senin (27/04/2015)

Penangkapan terhadap penadah,kata Wahyu,setelah penyidik menginterogasi keempat tersangka,yakni, Wau alias Jeri (27), Bambang Hermanto (39), Ryan Hidayat Wau (26), dan Leonardus Historis Manao (20), yang berhasil ditangkap petugas dari lokasi terpisah di Medan.

“Keempatnya ditangkap dari lokasi terpisah di Medan dan kasus pencurian ini melibatkan orang dalam, yakni saudara Leo (tersangka) yang merupakan penjaga rumah korban, Saudara Leo sudah lama bekerja di tempat itu,” beberr Kompol Wahyu.

Dijelaskannya bahwa aksi pencurian ini bermula ketika tersangka Ryan menghubungi tersangka Leo untuk memberitahukan apakah ditempat bekerjanya memiliki sesuatu berharga yang dapat dicuri.

“Diberitahulah sama Leo, bahwa ditempat bekerjanya ada brankas. Kemudian tersangka Ryan menghubungi teman-temannya. Dan tanggal 06 April ketika kosong, para tersangka beraksi mencuri, memakai kunci duplikat, makanya ketika kita olah TKP tidak ada pintu yang rusak,” sebut Kompol Wahyu.

Setelah berhasil mencuri,lanjut. Wahyu, para tersangka meraup uang kontan Rp 60 juta dari dalam brankas. Uang puluhan juta itu kemudian dibagi sebesar Rp 5 juta untuk tersangka Leo, Rp 5 Juta untuk Bambang, Rp 15 Juta untuk Ryan dan Rp 35 juta untuk tersangka Sesuaikan Wau alias Jeri.

“Sedangkan isi brankas lain, seperti perhiasan dan dokumen penting lainnya dijual ke penadahnya di Nias,yang telah kita tangkap sedang menuju ke Medan,” jelasnya seraya menambahkan bahwa para tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(admin)

Foto|Dir\

News Feed