oleh

Pelaku Pembunuh Anggota Polsek Medan Timur Didor Polisi

OKEBUNG |
Saripudin alias Nyak (54), warga Sicanang Belawan, terpaksa harus merasakan panasnya timah panas polisi.Pasalnya,pelaku pembunuhan anggota Polsek Medan Timur dan spesialis perampok antar provinsi ini melawan saat ditangkap.

“Tersangka adalah spesialis perampok antar provinsi dan jugaa pelaku pembunuhan anggota Polsek Medan Timur itu terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya, karena melawan dan berusaha kabur,saat hendak dibawa pengembangan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Helfi Assegaf,Minggu (26/10/2014)sore.

Sebelum ditangkap, sambungnya,tersangka sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) DPO /1107/2013/Resta dan tempat kejadian perkara (TKP) lainnya. Tersangka ditangkap karena merampok sesuai dengan LP: 2161/VII/2013/Resta/Sek Helvetia tanggal 18 Juli 2013.

“Tersangka sempat menjadi DPO dan tersangka kita ringkus karena merampok,”ucapnya.

Masih disebutkan AKBP Helfi, tersangka selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari petugas. Diduga juga tersangka ‘pemain antarprovinsi’. Dia ditangkap setelah petugas kepolisian mengendus tempat persembunyiannya di kawasan Sunggal.

“Tersangka ditangkap pada Jumat malam di Perumahan BTN Kodam Desa Paya Geli Kecamatan Sunggal,Kab Deli Serdang,Prov Sumut,” beber AKBP Helfi.

Helfi menguraikan, usai melakukan pembunuhan terhadap anggota Polsek Medan Timur yang tidak ditulis namanya, tersangka kembali beraksi merampok gaji pegawai perkebunan di Kabupaten Langkat dan diproses hukum.

“Setelah bebas dari masa hukumannya, tersangka langsung melakukan beberapa kali aksi perampokan di wilayah hukum Medan Baru. Dua tahun terakhir yang bersangkutan melakukan pembongkaran rumah-rumah mewah yang lebih sering dilakukan di kompleks Taman Setia Budi Indah (Tasbih).

“Melakukan perampokan bukanlah aktivitas yang asing baginya. Tersangka ini nekat beraksi hingga ke luar kota di Sumut,” pungkas Helfi.(fkm\net)
Foto:AKBP Helfi A\

News Feed