oleh

Pelaku Jambret Nyaris Tewas Di Massa, 1 Pelaku Lolos

OKEBUNG|
Naas dialami oleh pasutri Ika Riawati (26) warga Dusun II Tanjung Selamat,Gang Mushola No 272, Kel Tanjung Selamat, Kec Sunggal dan suaminya,Dedi Lestiono saat melintas di Jalan Flamboyan Raya, Kel Tj Selamat, Kec Medan Tuntungan, tepatnya di persimpangan pajak melati Sabtu (27/12/2014) sekira pukul 15.00 WIB.

Pasalnya,pasangan suami istri (pasutri) ini dijambret kalung emasnya seberat 3 gram yang melingkar di leher Ika oleh dua pelaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di Polsek Delitua menyebutkan,kejadian itubermula ketika pasutri ini sore itu hendak belanja bersama dengan istrinya ke Pajak Melati dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 6733 AAM warna hijau.

Namun, di tengah – tengah perjalanan. Dirinya dipepet oleh dua orang pelaku yang berusia belasan tahun yang mengendarai Honda Beat. Tak lama, salah seorang pelaku yang dibonceng berperan untuk menarik kalung emas istrinya itu hingga putus.

Sontak saja membuat Ika kaget dan menjerit sekeras – kerasnya hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Dedi yang tak ingin membiarkan pelaku lolos, sempat mengejar mereka hingga menyebabkan tangan kanannya lecet akibat serangan yang dilakukannya dengan pelaku.

Tak jauh dari lokasi, pelaku berhasil ditangkap warga dan dimassa. Sementara, salah seorang pelaku yang mengendarai tancap gas dan berhasil meloloskan diri dengan meninggalkan rekannya yang diketahui bernama Muhammad Amir warga Jalan Menteng VII Gang Duku, Kec Medan Denai, yang babak belur di massa.

Usai berhasil mengamankan pelaku, warga pun menghubungi Polsek Delitua guna memboyongnya yang sebelumnya sempat membawa Amir ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan, sementara Dedi dan Ika mendatangi Polsek Delitua guna membuat laporan resmi terkait peristiwa yang dialaminya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martualesi Sitepu, ketika dikonfirmasi mengaku telah mengamankan pelaku dan sedang dalam pemeriksaan.

“Salah seorang pelaku sudah kita amankan. Sabar ya, pelakunya sedang kita periksa,” ungkap Martualesi.(Rz)

News Feed