oleh

Pelaku Curanmor Modus Duplikatkan Kunci Berhasil Dibekuk Polsek Medan Kota

OKEBUNG|
Menindaklanjuti atensi pimpinan Polri untuk memerangi pelaku 3C dilaksanakan petugas Reskrim Polsek Medan Kota.Buktinya,petugas Reskrim Polsek Medan Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus operandi memalsukan (duplikat) kunci kontak.

“Tersangka yang berhasil kita ringkus ini sebelum beraksi terlebih dahulu meminjam sepeda motor korbannya. Setelah diberikan korbannya meminjam selanjutnya tersangka membuat kunci duplikat agar bisa mencuri sepeda motor,” jelas Kapolsek Medan Kota, Kompol Wahyudi didampingi Kanit Reskrim, AKP Azharuddin, Senin (23/02/2015) petang

Lanjut Kompol Wahyudi, awalnya tersangka Maulana Putra alias Bombom alias Puput (23)warga Jalan Garu II No 6-A, Medan Amplas, meminjam sepeda motor Honda Vario CBS BK 5189 KC milik korban, Fadli Wahid Amanda (17)warga yang sama.

Ternyata,ketika meminjam tersebut, tersangka mempunyai niat buruk. Dia ingin menguasai sepeda motor korban dengan cara mencurinya. Kunci sepeda motor itu kemudian dipalsukan tersangka. Setelah itu tersangka kerap membuntuti korban.

Puncaknya, saat korban memarkirkan sepeda motornya di Hotel Melati Jalan Amaliun untuk menemui saudaranya, tersangka langsung mencuri kendaraan roda dua warna hitam violet tersebut. Sementara korban membuat laporan ke Mapolsek Medan Kota pada 9 Desember 2014 lalu.

Petugas Polsek Medan Kota dipimpin Aipda Manuel segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan rekaman CCTV, diketahui aksi curanmor tersebut dilakukan oleh tersangka Bombom, yang diakui korban merupakan temannya.

“Kasus ini berhasil diungkap anggota kita Nuel berkat hasil rekaman CCTV,” sebutnya.

Pengakuan tersangka Qhamal,sepeda motor curian itu juga telah dijualnya kepada tersangka Amsar (36), penduduk Pasar I Jalan Medan Delitua.Amsar ditangkap di sekitar rumahnya, persis di belakang kantor cabang PLN.

“Tersangka Amsar telah merubah plat sepeda motor curian itu dengan nomor BK 2208 UM. Ketiga tersangka kita jerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian,” pungkas Wahyudi.(fkm\admin)

Foto|ilustrasi\

News Feed