oleh

Pedagang dan Satpol PP Medan Perang Batu di Sambu

OKEBUNG|
Ratusan pedagang sayur bentrok dengan petugas Satpol PP Pemko Medan di Jalan Sutomo, Senin (06/04/2015) dihari.

Bentrokan para pedagang yang selama ini jualan di Jalan Sei Kera, Jalan Seram, dan Jalan Bulan, Kecamatan Medan Timur,dipicu karena menolak direlokasi Pemko Medan ke kawasan Pasar Induk, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan.

Data dihimpun menyebutkan bahwa bentrokan sebagian pedagang yang menolak direlokasi itu bermula ketika pihak Pemko Medan yang sebelumnya telah menyiapkan Pasar Induk dikawasan Medan Tuntungan.Namun,dari sebagian pedagang ada yang mau dan tidak sehingga terjadi penggusuran kembali dan pecahla dinihari tadi bentrok antara petugas Satpol PP dan pedagang.

Amatan wartawan menyebutkan, ratusan petugas Satpol PP, para pedagang memblokir jalan.Para pedagang membakar ban bekas dan kayu untuk menghalangi gerak maju petugas Satpol PP. Melihat api mulai membesar, sejumlah petugas Satpol PP lalu memadamkan api.

Akibat api dipadamkan membuat emosi para pedagang semakin beringas hingga melempari batu dan mengenai petugas Satpol PP.Perang batu pun terjadi hingga sejumlah personel Satpol PP dan pedagang mengalami luka.

Petugas dari Polresta Medan dan Polsek Medan Timur yang ada di lokasi, langsung melakukan pengamanan. Perang batu pun dapat dihentikan, setelah polisi memisahkan pedagang dan Satpol PP.

Kepala Satpol PP Pemkot Medan, M Sofyan, langsung melarikan sejumlah anggotanya yang luka-luka ke RSU dr Pirngadi Medan. “Anggota yang luka-luka kita bawa ke Pirngadi,” katanya.

Sementara pedagang yang mengalami luka-luka, tak jelas dibawa kemana.

Saat suasana mulai mereda, seorang pedagang berteriak histeris, dan mengajak rekan-rekannya untuk kembali melakukan perlawanan.

“Memang kalian tak ada otak. Kalian yang meresmikan pajak (pasar, red) ini, dan kalian juga yang mau menutupnya. Jangan sesuka hati kalian. Pakai hati nurani kalian,” teriak seorang pedagang wanita..

Hingga menjelang pagi, tak terjadi bentrokan susulan, karena polisi melakukan pengamanan di lokasi. Namun suasana masih memanas. “Personel tetap disiagakan melakukan pengamanan guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” ucap Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani Prihatini SIK. (josi)

News Feed