oleh

Pasukan TNI Digeser dari Aceh Utara

OKEBUNG|
Pasukan TNI yang sempat disebarkan ke sejumlah pelosok Kabupaten Aceh Utara,Provinsi Aceh untuk membantu pihak polisi memburu kelompok bersenjata api yang membunuh dua anggota Kodim 0103 ditarik ke tiga markas Koramil, yakkni, Sawang, Simpang Keuramat, dan Nisam.

Danrem 011/LW, Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin, menjelaskan, sejak awalnya upaya memburu kelompok bersenjata di Aceh Utara yang dikedepankan adalah polisi sedangkan TNI hanya membantu.Di samping itu, kehadiran TNI dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Namun sesuai dengan perkembangan sekarang, di mana polisi mulai mengendor, maka kita pun ikut mengendor,” ujarnya usai membuka Turnamen Catur Pak Ulis Cup di Lhokseumawe,dilansir serambinews.com.

Menurut Danrem, saat ini seluruh pasukan yang sempat dikerahkan untuk membantu polisi dalam upaya mengejar kelompok bersenjata telah ditarik ke koramil-koramil. “Kegiatan mereka lebih banyak ke latihan.

Dulunya satu pleton latihan di batalyon,  sekarang latihan di koramil,” jelasnya.

Ditanya tentang perkembangan terbaru terkait hilangnya anggota Koramil Sawang, Kopral Satu Hasmuni, Danrem mengaku sejauh ini belum juga ditemukan. Namun kembali ditegaskan, indikasinya, Hasmuni bukan diculik, tapi hanya tidak hadir dinas tanpa izin.

“Berdasarkan hasil kita lacak HP-nya, posisi terakhirnya di Banda Aceh. Sehingga sampai saat ini masih kita cari dan kita pun telah menghubungi keluarganya. Kita harapkan satu dua hari ini dia sudah menghubungi kami,” kata Konolel Daniel.

Sementara itu Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Iwan R kepada Serambi menyebutkan, indikasi Koptu Hasmuni menghilang karena masalah internal keluarga dan indispliner dinas. Pun sudah dicari, tapi belum berhasil ditemukan.

“Aturan dalam militer sudah sangat tegas, bila mangkir dari dinas, akan dikenakan sanksi tegas,” katanya.

Dandim juga menyebutkan, istri almarhum Serda Hendrianto dan Sertu Indra Irawan akan terus dilibatkan dalam kegiatan Persatuan Istri Tentara (Persit).

“Sebagai bentuk kepedulian sosial, keluarga besar Kodim 0103 juga telah memberikan santunan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, dua personel intel Kodim 0103 Aceh Utara diculik kelompok bersenjata di pedalaman Alue Mbang, Kecamatan Nisam
Antara, Kabupaten Aceh Utara, Senin 23 Maret 2015 lalu ditembak hingga tewas. Dalam proses pencarian pelaku pembunuh dua anggota TNI tersebut, tiba-tiba kembali tersebar informasi, Koptu Hasmuni, anggota Koramil Sawang, hilang sejak Senin 6 April 2015 dalam perjalanan dari rumah ke kantornya.(admin)

Foto|dok.net\

News Feed