oleh

Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR-RI 2014-2019

JAKARTA-OKB|
Guna memantapkan wawasan kebangsaaan bagi anggota DPR RI periode 2014-2019 ,Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memberi pembekalan dan di Aula  Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jakarta Rabu (27/08/2014)kemaren.

Pemantapan pembekalan buat anggota DPR RI tersebut judul “Peran TNI Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI”.Panglima TNI menjelaskan mengenai perbedaan ciri masyarakat di negara maju, dengan negara berkembang. Negara maju di huni oleh masyarakat yang memiliki kebutuhan tinggi akan prestasi, memiliki disiplin yang tinggi, mempunyai tanggung jawab pribadi, menyukai tantangan, serta keunggulan dalam pekerjaan. Sedangkan pada masyarakat di negara berkembang memiliki ciri sensitif terhadap reaksi orang lain, anti kritik, juga mudah melakukan penyelewengan. “Saya yakin anggota DPR RI termasuk ke dalam ciri-ciri masyarakat maju,” jelas Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa potensi konflik di Indonesia yakni,

1. Masalah Ideologi (degradasi pengamalan Pancasila sebagai ideologi bangsa, keinginan kelompok tertentu merubah Pancasila dengan ideologi lain);

2. Politik (sengketa Pemilu, demokrasi transaksional);

3. Ekonomi (masalah hutang luar negeri, masalah BBM, defisit anggaran perdagangan bebas, pencucian uang);

4. Sosial Budaya (kemiskinan, pengangguran meningkat kerusakan lingkungan hidup, korupsi, konflik SARA, wabah penyakit, narkoba, TKI ilegal);

5. Hankam (separatisme, terorisme, maslah perbatasan kejahatan lintas negara).

Pembekalan dan pemantapan yang diselenggarakan atas kerjasama Lemhannas RI dengan DPR RI ini, menurut Panglima TNI adalah momentum yang tepat untuk mendiskusikan berbagai permasalahan kebangsaan yang sedang dihadapi saat ini.

Panglima TNI berulang kali mengingatkan supaya anggota DPR RI tidak salah langkah membuat kebijakan. Kemacetan politik yang terjadi dapat dimunculkan, dapat pula dipecahkan oleh anggota DPR RI. “Hati-hati, begitu salah membuat kebijakan akan banyak prajurit yang menjadi korban,” kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko.

Jenderal TNI Dr. Moeldoko juga mengimbau agar anggota DPR RI selalu memperhatikan situasi geopolitik di kawasan Asia Pasifik. “Lingstra mohon dipahami sebaik-baiknya oleh rekan-rekan anggota DPR,” pinta Panglima TNI.

Bertindak selaku moderator dalam kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Lemhannas RI ini adalah Deputi bidang Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI, Laksda TNI Ir. Leonardi M.Sc. (Pkt/Net)
Foto:Net/
 

News Feed