oleh

Pangdam I/BB : Syukuran Wanita TNI “Mampu Berikkan Kontribusi Positif Bagi Kemajuan Bangsa dan Negara

OKEBUNG|                
Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Edy Rahmayadi menghadiri apel bersama prajurit wanita TNI Dalam Rangka Syukuran Wanita TNI Tahun 2015 di Serambi Kehormatan  Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Selasa (21/04/2015).

 

Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Edy Rahmayadi membacakan amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengatakan pada setiap tahapan sejarah selalu saja memunculkan para wanita yang mampu menjadi katalisator perubahan dan dapat mencairkan kebekuan dalam berbagai hal, seperti yang telah diteladankan oleh RA Kartini sebagai wanita Pahlawan Bangsa, yang telah mengukir sejarah peradaban bangsa, diseluruh pelosok tanah air.

Nilai perjuangan RA Kartini hingga kini tetap hidup dan mampu memotivasi, serta menginspirasi kaum wanita indonesia, untuk selalu berkontribusi dan memajukan bangsa dan negara pada berbagai kehidupan.

Dalam politik dunia modern, di Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton telah muncul sebagai wanita cerdas yang dapat merajut problematika dalam upaya perdamaian dunia, begitu juga di Jerman Angela Markel Perdana Menteri Jerman, yang mampu merangkul kekuatan Eropa dalam menyatukan visi pembangunan dengan konsep kebersamaan, Yingluck Shinawa di Thailand hadir sebagai kekuatan sintesa dari konflik politik yang dipenuhi berbagai tindakan kekerasan dan terror, Corazon Aquino di Filipina telah berhasil melahirkan reformasi politik dan struktural dalam bingkai demokratisasi.

Demikian pula di Indonesia, telah hadir Kartini-Kartini muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara guna mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia.

 
Lebih lanjut Pangdam I/BB menyampaikan pergeseran aktivisme wanita akan selalu tumbuh dan berkembang, timbul dan tenggelam, seirama dengan berputarnya “Roda Waktu” dalam perjalanan konstruksi sosial budaya, baik di tanah air, maupun di berbagai belahan dunia.

Hal ini perlu didalami dan dicermati lebih lanjut, untuk memperkuat pengembangan visi dan strategi Indonesia di abad 21. Wanita harus mampu menjadi pencerah peradaban di suatu negara.

Oleh karena itu, wanita jangan terlalu bergulat dalam menghadapi tantangan internal keluarga semata, lebih jauh lagi bahwa wanita harus mampu memasuki era modern dengan segala kekuatan jati diri, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat yang berbudipekerti luhur dan yang pasti wanita adalah pribadi yang genuine dalam menentukan kualitas masyarakat Indonesia pada masa datang.

Keberhasilan pembangunan bisa ditakar dari postur peran sosial ekonomi warga bangsa. Yang tidak lagi dibatasi dengan kontroversi konsepsional tentang feminisme dan maskulinisme.

Itulah sebabnya peran wanita kedepan dituntut semakin nyata dalam berbagai bidang kehidupan dengan orientasi produktivitas dan kreativitas sebagai satu kesatuan yang integratif.

Sebagai unsur dalam relatifitas kehidupan, wanita tidak dapat dilepaskan dari kodratnya untuk berperan dalam memperkuat eksistensi negara peran itu bisa berwujud dalam bentuk keterlibatan aktif sebagai Prajurit TNI, Polri, PNS,Pebisnis dan aktivitas lainnya yang produktif.

Dalam kaitan semua itu prajurit wanita TNI merupakan bagian dari masa depan TNI, dan bagian dari realitas kehidupan Bangsa Indonesia. Untuk itu, diharapkan peran itu akan semakin nyata, ketika prajurit wanita TNI mampu menjaga spirit profesionalitas dan moralitas dalam kehidupan keprajuritan sesuai kodratnya namun tetap profesional dan militan, sekaligus menjadi pembimbing generasi penerus masa depan yang berkualitas dalam realitas kehidupan bangsa, bernegara dan bermasyarakat.

          
Hadir dalam acara tersebut, Pangkosek Hanudnas III Medan, Danlanud Soewondo Medan, Wadanlantamal I/Belawan, Staf Khusus Pangdam I/BB, Para Sahli Pangdam I/BB, Para Asisten Kasdam I/BB, Para Kabalakdam I/BB,  Ketua Dharma Pertiwi Daerah A beserta Pengurus Dharma Pertiwi Daerah A.[Rel]

           

News Feed