oleh

pangdam 1 BB: Babinsa Saya Tidak Ada Menampar Pelaku Ugal-Ugalan, Tak Terima Ditegur Saat Ada Pemakaman Warga

MEDAN – Beredarnya informasi dan pemberitaan dibeberapa media massa yang menyebutkan bahwa pelaku Samsir Bin Nunung (21),yang menikam Serda Musaini (55) hingga meninggal dunia ada ditampar korban mendapat bantahan keras dari Panglima Kodam 1/BB,Mayjen TNI Cucu Somantri.

“Anggota saya tidak ada menampar pelaku,Alm,Serda Musaini saat ada pemakaman warga melihat se-gerombolan anggota geng motor mengendarai sepeda motor kebut-kebutan sambil ugal-ugalan dan menggeber-geber kendaraannya, karena dianggap mengganggu, lantas Babinsa yang bertugas di Koramil 06 Kateman jajaran Kodim Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau langsung menegurnya,”tegas Pangdam 1/BB, Sabtu (08/07/2017).

Tak terima ditegur,salah satu anggota geng motor bernama Samsir Bin Nunung (21) warga berdomisili di kawasan Parit 8 Guntung,Riau mendatangi Serda Musaini ke Pos Babinsa Tagaraja dan langsung menusuknya secara tiba- tiba dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) sehingga Babinsa tersebut menderita dua luka tusukan diperut dan satu luka ditangan,selanjutnya langsung dilarikan ke Puskesmas Kateman guna penanganan medis,namun nyawa Prajurit TNI itu tidak tertolong lagi,sekira pukul 15.00 WIB, Serda Musaini dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Sedangkan pelaku,usai menikam korban berusaha kabur hingga akhirmya ketangkap Kopka Chandra dan warga dan tanpa diperintah pelaku langsung dihakimi massa hingga babak belur.”Pelaku berusaha kabur,tapi berhasil ditangkap Kopka Chandra bersama warga dan selanjutnya diserahkan ke Polisi “sebut Pangdam 1/BB.(red)

News Feed