oleh

Pabrik Jackpot di Bola Mas Digrebek Polresta Medan,8 Pekerja Diamankan

OKEBUNG|
Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Medan (Satreskrim Polresta) kali ini benar-benar menabuh genderang memerangi perjudian diwilayah hukumnya.Kali ini,pabrik pembuatan mesin judi ketangkasan jackpot yang sudah belasan tahun beroperasi digerebek petugas unit Judisila/Vice Countrol Polresta Medan,Selasa (17/03/2015) sekira pukul 15.00 WIB.

Dari penggerebekan yang dilakukan petugas di Bola Mas Jalan Sekip Baru,Kec Medan Petisah milik Supianto alias Apok (50)tersebut berhasil mengamankan 145 unit mesin judi ketangkasan jackpot dan 8 orang pekerja diboyong ke Mapolresta Medan.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram kepada wartawan menerangkan, bahwa pabrik pembuatan jackpot itu sudah 11 tahun beroperasi. “Selama ini, ternyata sudah banyak mesin judi jackpot yang dipasarkan ke beberapa daerah di Sumatera Utara. Bahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ke luar daerah Sumut juga sudah beredar,” jelas Kompol Wahyu Bram.

Dijelaskannya lagi dari hasil penyisiran yang dilakukan polisi dari 3 lantai ruko itu, petugas menemukan 4 jenis mesin jackpot, yakni Elang, Kelinci dan Spiderman serta Tarzan.

“Selain 145 mesin itu, kita juga mengamankan pekerja yang sedang merakit mesin jackpot itu, Anto, Wiwin, Saiful, Ahmad dan Afrianto serta Jumino dan suami istri yang merupakan pemilik temapt usaha itu,” ujar Wahyu Bram.

Menurut salah satu pekerja, Anto mengatakan, dalam 1 hari mereka sanggup menghasilkan 20-an jackpot. Dimana, kata Anto harga perunitnya 1 jackpot itu diketahui Rp 2 juta. “Dalam 1 hari bisa dapat sampai 20 unit. Harganya 1 unit Rp 2 juta,” jelasnya.

Disinggung setelah selesai dirakit, siapa yang menjual. Anto mengatakan, semua urusannya langsung ditangani Apok. “Kalau yang menjual itu langsung pak bos “terangnya.

Dia menjelaskan bahwa lokasi tersebut sudah 11 tahun beroperasi dan selama bekerja dia mendapatkan upah Rp 850 ribu per bulan. “Gajiku hanya Rp 850 ribu sebulan. Apabila kalau sudah 3 bulan lebih bekerja, baru naik gajiku,” katanya menerangkan bahwa semua perlengkapan jackpot itu didapat dari luar negeri.(admin)

Foto| ist\

News Feed