oleh

Ops Patuh Toba 2015, Satlantas Polresta Medan Tilang 56 Sepeda Motor

OKEBUNG|
Operasi Patuh Toba 2015 ,yang. Digelar petugas Satlantas Polresta Medan di Jalan Sisingamangaraja Medan menilang 56 sepeda motor yang tidak tertib berlalu lintas.

Razia dipimpim Kanit Turjawali AKP MH Sitorus dan Panit Iptu Benny dan anggota dibantu petugas Dempom juga menahan 36 STNK, 16 SIM dan dua sepeda motor.

Kepada wartawan,AKP MH Sitorus di lokasi razia mengatakan, pelanggaran yang banyak pengendara sepeda motor tidak memiliki SIM 25 orang, tidak ada STNK 10 orang dan tidak menggunakan helm 15 serta tidak hidupkan lampu siang hari 6 orang.

“Razia Ops Patuh dilakanakan serentak di seluruh Indonesia dimulai 27 Mei 2015 s/d 9 Juni 2015,” jelas Sitorus,Kamis (28/05/2015).

Lanjut dijelaskannya bahwa inti dari Operasi Patuh Toba 2015 digelar untuk memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan.Tujuan itu, akan tercapai ketika pelanggaran juga berkurang.

“Demi menurunkan pelanggaran, selain melakukan tindakan pre-emtif, preventif, dan persuasif juga dibutuhkan penegakan hukum,”tegasnya.

Dia mengingatkan untuk pengendara sepeda motor diharapkan tidak melawan arah, pelat nomor polisi harus sesuai spectec/aslinya, yang dibonceng harus memakai helm apalagi yang membawa sepeda motor dan melaju di lajur kiri, nyalakan lampu besar di siang hari.

“Jangan melanggar/menerobos lampu merah, marka jalan dan garis setop dan naik sepedamotor jangan lebih dari dua orang,” himbau Sitorus.

Ditambahkannya bahwa bagi pengendara mobil lanjutnya, plat nomor polisi harus sesuai spectec/aslinya. Jangan menempel logo/simbul pada plat nomor, jangan memakai rotator/sirene pada mobil pribadi dan harus pakai sabuk pengaman, jangan melanggar lampu merah serta melanggar marka jalan dan garis stop.

Sedangkan untuk angkutan umum lima sasaran, naik turun penumpang tidak pada tempatnya, mobil plat hitam dipakai ompreng/angkutan umum, melanggar letter “P” dan letter “S”, langgar lampu merah,”pungkasnya.[fkm\admin|

Foto |dok.net\

News Feed