oleh

Operasional Isoter DIY Resmi Ditutup, Dandim 0732/Sleman Turut Hadir

OKEBUNG | Operasional isolasi terpadu (Isoter) bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di wilayah Kabupaten Sleman, resmi ditutup, Kamis (30/9/2021).

Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, SH, M.Han hadir langsung dalam apel penutupan operasional Isoter DIY yang digelar di halaman Rusun ASN BBWSSO  Maguwoharjo, Jalan Sabo Krodan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Bertindak sebagai pengambil apel penutupan operasional Isoter ini adalah Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DIY, Drs Biwara Suswantana, M.Si dan Penanggung Jawab Apel Kapten Kav Sudarmaji (Wadanramil 11/Depok), dengan Komandan Pasukan Kapten Inf Tosikin (Danramil 07/Ngemplak).

Sementara itu, peserta apel 1 SST Kodim 0732/Sleman, 1 SST Yonif 403/WP,  2 SST Tenaga Kesehatan dan 1 SST Tagana Sleman.

Kalak BPBD DIY, Drs Biwara Suswantana M.SSi dalam amanatnya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak meliputi TNI dalam hal ini Korem, Kodim Sleman, Kodim Kota Jogjakarta, Yonif 403/WP, para tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun apoteker.

Ucapan serupa disampaikan kepada anggota Tagana relawan Diskontaminasi dan tenaga kebersihan yang telah hadir dalam apel penutupan operasional Isoter DIY.

Dikatakan Drs Birawa, Isoter beroperasi selama dua bulan baik yang berada di Rusun ASN BBWSO, di Asrama Mahasiswa UNY maupun Asrama Piat UGM. Isoter ini mulai dari 1 Agustus 2021 sampai akhir September 2021.

“Dalam waktu dua bulan itu Bapak, Ibu, rekan-rekan sekalian sudah melaksanakan tugas pengabdian dalam melayani pasien yang isolasi di tempat ini. Dari data yang ada rusun ASN BBWSO sejumlah 252 orang, Asrama Mahasiswa UNY sejumlah 107 orang dan Asrama Piat UGM sejumlah 90 orang,” ujar Birawa.

“Bapak ibu sekalian selama dua bulan sudah banyak yang dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dan dalam kesempatan ini kami mewakili Pemerintah DIY mengucapkan dan menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian juga kesetiaannya dalam bertugas ditempat ini untuk melayani pasien yang harus menjalani isolasi karena terkena Virus Covid-19,” tandanya.

Masih menurut Kalak BPBD DIY, berdasarkan rapat koordinasi pada 23 September 2021 bersama semua unsur baik dari Korem, Pemerintah DIY, Penanggung Jawab Isoter dan BNPB mulai 1 Oktober 2021 seluruh Isoter DIY akan dihentikan operasionalnya.

“Karena itu, kita berharap bahwa penghentian operasional Isoter ini juga akan dibarengi dengan terus berkurangnya kasus Covid-19 di DIY, sehingga kemudian tidak diperlukan lagi untuk menyediakan Isoter bagi warga masyarakat yang terkena Covid -19,” jelas Drs Birawa.

Selain Dandim Letkol Inf Arief Wicaksana yang hadir di acara ini, juga tampak hadir Mayor Inf Nurhadi Siswanto (Danramil 11/Depok), Mayor Arm Kholil (Pasiops Korem 072/Pmk), Mayor Inf Suryadi (Pasiops Kodim 0734/Yka) dan Letda Inf Sudarno (Danunit Intel Dim 0732/Sleman).
(pendim 0732/sleman/muis)

Berita Lainnya